Yogyakarta - RSGM Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Syncore Indonesia menggelar Pelatihan Penyusunan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) pada 23–24 Januari 2025. Pelatihan yang diikuti lima peserta dari unsur pengelola keuangan ini merupakan tindak lanjut penetapan status BLUD pada tahun 2023 yang belum dapat diimplementasikan secara optimal karena sumber pendanaan yang digunakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga belum ada fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapan rumah sakit dalam menjalankan tata kelola keuangan yang lebih fleksibel, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Pelatihan ini menghadirkan konsultan berpengalaman dari Syncore Indonesia yaitu, Siti Nur Maryanti, S.E., dan Almusa Nur Kadzim, S.E., CAAT sebagai narasumber. Peserta mempelajari konsep fleksibilitas keuangan BLUD melalui pemahaman Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), pengelolaan penerimaan dan pengeluaran, serta pelaporan keuangan BLUD. Pelatihan tidak hanya memberikan teori, tetapi juga simulasi praktis menggunakan sistem aplikasi Syncore e-BLUD.
Melalui pelatihan PPK BLUD ini, peserta memahami bahwa pengelolaan keuangan BLUD membutuhkan perencanaan yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik untuk mendukung fleksibilitas anggaran. Mereka juga memperoleh gambaran teknis mengenai konsolidasi laporan keuangan BLUD dan APBD yang wajib berjalan selaras dengan ketentuan pemerintah daerah.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan karena mereka meyakini bahwa kompetensi keuangan yang diperoleh melalui Pelatihan PPK BLUD akan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. RSGM Gusti Hasan Aman juga berharap penerapan pola pengelolaan keuangan BLUD dapat meningkatkan efisiensi pemenuhan kebutuhan operasional dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan penguatan tersebut, proses transformasi tata kelola diharapkan dapat berjalan lebih efektif tanpa mengganggu layanan yang sudah berjalan selama ini.
Syncore Indonesia akan terus memberikan pendampingan secara daring dalam penyusunan dokumen RBA dan laporan keuangan untuk memperkuat kesiapan RSGM Gusti Hasan Aman dalam menerapkan BLUD. Komitmen ini sejalan dengan upaya Syncore Indonesia untuk membantu peningkatan tata kelola keuangan rumah sakit daerah yang akuntabel dan berorientasi pada mutu layanan. Dengan dukungan berkelanjutan tersebut, Pelatihan PPK BLUD diharapkan dapat menjadi pijakan penting agar RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel mampu menjalankan fleksibilitas keuangan BLUD secara optimal dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.