Syncore Indonesia Perkuat Kapasitas RSUD Waibakul Melalui Pelatihan Pra BLUD

Diterbitkan pada 19 Januari 2026

Sumba Tengah — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waibakul Kabupaten Sumba Tengah bersama Syncore Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Pra Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada 4–5 Desember 2023 bertempat di RSUD Waibakul. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tim RSUD Waibakul dengan tujuan meningkatan pemahaman mengenai konsep dasar dan tata aturan BLUD. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya manajemen rumah sakit dalam menyiapkan sistem pengelolan keuangan yang lebih fleksibel dan akuntabel.


Pelatihan Pra BLUD bertujuan memberikan pengetahuan menyeluruh tentang alur pengajuan penetapan BLUD, mulai dari persyaratan administratif hingga proses penilaian. Dengan memahami tahapan tersebut, peserta diharapkan mampu menyusun dokumen yang sesuai ketentuan. Kegiatan ini juga membantu tim RSUD Waibakul mengidentifikasi kebutuhan internal agar implementasi BLUD nantinya berjalan efektif.

Pelatihan Pra BLUD menghadirkan narasumber dari Tim Konsultan Syncore Indonesia yang berpengalaman dalam pendampingan implementasi BLUD di berbagai daerah. Materi yang disampaikan melalui paparan interaktif meliputi pemahaman konsep BLUD, tahapan pengajuan penetapan, serta strategi penyusunan dokumen pendukung. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan dokumen yang didampingi langsung oleh konsultan profesional untuk memastikan hasil yang sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD.


Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan sambutan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Tim RSUD Waibakul aktif berdiskusi, bertanya, dan berkomitmen menyelesaikan seluruh dokumen pendukung penetapan BLUD. Semangat tersebut mencerminkan kesiapan rumah sakit dalam memperkuat kapasitas manajemen keuangan dan tata kelola pelayanan publik berbasis kemandirian operasional, serta mempersiapkan diri menuju penerapan BLUD yang profesional.


Hasil dari Pelatihan Pra BLUD menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap regulasi, mekanisme keuangan, serta penyusunan dokumen pendukung sesuai format resmi untuk pengajuan status BLUD. Peserta juga mulai mampu mengaplikasikan materi secara mandiri dalam penyusunan draf dokumen yang sesuai ketentuan. Keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi RSUD Waibakul untuk memperkuat manajemen keuangan yang lebih profesional, efisien, dan transparan.


Melalui Pelatihan Pra BLUD, RSUD Waibakul menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses penetapan sebagai BLUD dan memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang profesional. Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan rumah sakit, sekaligus berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik. Dengan penerapan BLUD, RSUD Waibakul diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Sumba Tengah.


MUA/STA