SYNCORE kembali mengadakan acara pelatihan. Acara yang dilaksanakan di Ruang Srikandi Hotel Grage Ramayana Jl. Sosrowijayan No.33 Malioboro Yogyakarta, 9 Juni 2015, ini bertema “Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) RSUD BLUD”. Bukan kali pertama SYNCORE menggelar acara pelatihan mengenai mengenai Penyusunan Laporan Keuangan BLUD. Pada dasarnya SYNCORE yang merupakan Perusahaan Teknologi Akuntansi yang telah berpengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan bertemakan Penyusunan Laporan Keunagan BLUD mulai dari Rencana Bisnis Anggaran (RBA) berbasis Standar Keuangan Akuntansi (SAK), Tata Kelola, Laporan Keuangan, Pendampingan Akreditasi Puskesmas sampai dengan Satuan Pengendalian Internal (SPI) yang diperuntukan bagi Rumah Sakit, Puskesmas maupun Perguruan Tinggi. Bagi mereka yang membutuhkan pelatihan semacam ini SYNCORE selalu siap mewujudkanya. Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) ini dihadiri oleh peserta dari pejabat struktural RSUD Landak, Kalimantan Barat. Sebagai penyelenggara, SYNCORE bertanggung jawab untuk menghadirkan narasumber. Andri Yandono, SE, MM, seorang praktisi yang kompeten dan berpengalaman dibidang BLUD pun dihadirkan SYNCORE pada pelatihan tersebut. Pengelolaan Keuangan BLU masih menjadi bagian perangkat daerah dimana aset BLU menjadi aset PEMDA yang dikelola oleh unit-unit SKPD. Sebagai contoh Rumah Sakit, Kinerja SKPD Rumah Sakit dipengaruhi oleh disiplin kerja rendah, SDM kurang memadai, sumber pendanaan terbatas, tata kelola kurang baik, kurang transparan dan kurang mampu bersaing, ujar Andri Yandono. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu fleksibilitas bagi instansi pemerintah seperti Rumah Sakit, dalam pengelolaan keuangan agar dapat meningkatkan pelayanan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tertuang juga pada UU No 1/2014 pasal 68 dan 69 mengenai alasan dibentuknya BLUD. Pola Pengelolaan Keuangan BLUD (PPK-BLUD) dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang dijual tanpa mencari keuntungan tetapi tetap boleh untung dengan mengutamakan efisiensi dan produktifitas. Beliau menambahkan, BLUD dikelola sebagai usaha tanpa mencari keuntungan. Pendapatan dari jasa layanan dikelola oleh manajemen keuangan yang harus dilaporkan secara rutih ke kas daerah. Untuk penatausahaan keuangan BLUD didasarkan pada prinsip pengelolaan keuangan bisnis yang sehat. Untuk mendapatkan laporan keuangan yang baik dan sehat itulah maka harus menggunakan SAK yang berbasis akrual yang bertujuan agar laporan yang disajikan lebih akurat sesuai kondisi keuangan suatu instansi. Setelah narasumber memaparkan materi mengenai Pola Pengelolaan BLUD, narasumber memberikan kesempatan diskusi dan bertanya bagi peserta. “RSUD kami ditetapkan BLUD tahun 2013 dan baru berjalan di tahun 2015 tetapi masih menggunakan Rencana Kegiatan anggaran (RKA). Bagaimana jika anggaran melebihi ambang batas?” tanya salah satu peserta. Meskipun sudah ditetapkan BLUD, tetapi belum bisa secara otomatis semua langsung berjalan dengan aturan hukumnya karena diperlukan proses. Akan tetapi jika masih menggunakan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA), jika belanja melebihi anggaran maka bisa jadi temuan BPK karena hal tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu sebaiknya apabila sudah BLUD dianjurkan untuk menggunakan Rencana Bisnis Anggaran (RBA), karena apabila sudah menggunakan RBA lebih jelas anggaranya akan dipergunakan untuk belanja modal, pegawai atau barang, jelas Bapak Andri. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Pola Pengelolaan Keuangan BLUD memberikan keleluasaan bagi Puskesmas dalam penggunaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNPB) yang berasal dari pendapatan layanan pasien secara langsung yang tidak harus di setorkan terlebih dahulu ke Kas Negara. Keleluasaan ini tentunya membawa udara segar bagi Puskesmas dalam kegiatan operasional yang sesuai dengan anggaran. Sulit bagi Puskesmas untuk memberikan pelayanan prima tanpa adanya keleluasaan tersebut di era BPJS, karena sistim BPJS pasien tidak membayar langsung tetapi menggunakan sistem kapitasi. Pada kesempatan kali ini SYNCORE menggelar pelatihan yang bertema “Pelatihan Pengelolaan Keuangan BLUD Puskesmas” yang dilaksanakan pada tanggal 19-23 Mei 2015 yang diikuti oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Suatu kebanggaan bagi SYNCORE karena dipercaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menyelenggarakan pelatihan yang bertajuk Pola Pengelolaan Keuangan BLUD. Pada dasarnya SYNCORE yang merupakan Perusahaan Teknologi Akuntansi yang telah berpengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan bertemakan Pengelolaan Keuangan BLUD mulai dari Rencana Bisnis Anggaran (RBA), Standar Keuangan Akuntansi (SAK), Tata Kelola, Laporan Keuangan, Pendampingan Akreditasi Puskesmas dan Satuan Pengendalian Internal bagi Rumah Sakit, Puskesmas maupun Perguruan Tinggi. Bagi mereka yang membutuhkan pelatihan semacam ini SYNCORE selalu siap untuk membantu merealisasikan. Pelatihan Pengelolaan Keuangan BLUD ini dilaksanakan di Ruang Damar Hotel Gowongan Inn Jl Gowongan Kidul No 50 Yogyakarta dengan peserta yang berasal dari Pemerintah Kota Banjarmasin yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Bappeda, Bagian Organisasi Sekda, BPKAD, Bagian Hukum Setdako, Inspektorat Pemkot yang ada di Kota Banjarmasin. Narasumber yang berkompeten dan berpengalaman dihadirkan oleh SYNCORE selaku panitia pelatihan. Narasumber tersebut adalah Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA; Soni Haksomo, SE.,M.Si; Andri Yandono, SE, MM; Niza Wibyana Tito; dan Yustita Risqi, SE, M.Ec.Dev. Pelatihan dimulai pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2015 pukul 08.30 WIB. Pelatihan pertama diisi oleh Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA, Senior Partner Syncore yang telah berpengalaman menjadi pembicara di bidang BLUD. Pola Pengelolaan Keuangan BLUD (PPK-BLUD) adalah pola keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek yang sehat untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat secara lebih efektif dan efisien sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada umumnya, terangnya. Narasumber hari kedua (20/05/15), Soni Haksomo, SE.,M.Si mengisi pelatihan. Beliau menjelaskan mengenai pengusulan dan penetapan BLUD Puskesmas. Untuk menjadi BLUD, Puskesmas harus memenuhi tiga persyarataan teknis, subtantif dan administratif. Ketiga syarat tersebut kemudian diusulkan ke Dinas Kesehatan setempat yang kemudian akan dievaluasi oleh Pemerintah Daerah/ Bupati. Apabila syarat-syarat yang diajukan lolos evaluasi maka Puskesmas yang mengajukan BLUD akan ditetapkan sebagai Puskesmas BLUD, jelas Bapak Soni. Tentu saja serangkaian proses penetapan untuk menjadi Puskesmas BLUD tidaklah mudah. Diantara 3 syarat yang diajukan, syarat administratif adalah yang lumayan cukup sulit, karena didalam syarat administratif ada 6 dokumen yang harus di buat, diantaranya Pernyataan Peningkatan Kinerja, Pola Tata Kelola, Rencana Bisnis Anggaran (RBA), Standar Pelayanan Minimal (SPM), Laporan Keuangan dan Pernyataan Untuk Siap di audit. Untuk memenuhi syarat administratif tersebut, SYNCORE sudah terpercaya, berengalaman dan selalu siap membantu untuk penyusunan dokumen-dokumen administratif. Andri Yandono, SE, MM, seorang Dewan Pengawas RSUD Kota Yogyakarta yang memiliki wawasan luas menjadi pembicara di hari ketiga pelatihan (21/05/15). Beliau menjelaskan mengenai Rencana Bisnis Anggaran (RBA). BLUD menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA) tahunan yang berpedoman pada Renstra Bisnis BLUD. Penyusunan RBA berdasarkan pada prinsip anggaran berbasis kinerja, perhitungan akuntansi biaya menurut jenis layanan, kebutuhan pendanaan dan kemampuan pendapatan yang diperkirakan akan diterima dari masyarakat dan sumber pendapatan lainya. Penyusunan dokumen Rencana Bisnis Anggaran (RBA) menggunakan Aplikasi Software Keuangan BLUD menjadi tema pada hari kempat (22/0515) yang diisi oleh Niza Wibyana Tito, M.Kom. Software Keuangan BLUD merupakan software keuangan yang di kembangkan oleh SYNCORE yang di gunakan untuk menyusun laporan keuangan berupa RBA yang berbasis SAK bagi Puskesmas maupun Rumah Sakit yang bisa di print langsung dari sistem. Aplikasi Software Keuangan BLUD telah di pakai di berbagai instansi Rumah Sakit maupun Puskesmas. Pada kesempatan ini, peserta langsung diminta untuk praktek input data keuangan sehingga bisa di jadikan RBA. Hari terakhir pelatihan di laksanakan tanggal 23 Mei 2015. Narasumber yang mengisi materi adalah Yustita Risqi, SE, M.Ec.Dev. Beliau menjelaskan mengenai Satuan Pengendalian Intern (SPI). SPI merupakan rencana, metode, prosedur dan kebijakan untuk membantu manajemen BLUD dalam memastikan suatu kegiatan dapat berlangsung secara efisien, efektif dan ekonomis. SPI bisa dikatakan sebagai pilar penting yang akan melakukan identifikasi resiko, perbaikan proses dan pengawasan yang sesuai dengan prinsip-prinsip dalam sistem pengendalian internal pemerintah (SPIP). Pelatihan Pola Pengelolaan BLUD yang dilaksanakan selama lima hari tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Peserta yang hadirpun merasa puas akan pelatihan yang diselenggarakan SYNCORE, terbukti dengan respon yang positif dari mereka. Materi-materi yang disuguhkan narasumber pun berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan meraka. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan Puskesmas BLUD diselenggarakan oleh SYNCORE, pada 10-11 November 2015. Peserta pelatihan merupakan pejabat struktural dari Dinas Kesehatan dan kepala-kepala Puskesmas dari Kabupaten Indragiri Hilir yang terdiri dari 11 orang peserta. Tempat pelatihan di laksanakan di Ruang Srikandi Lantai 2 Hotel Grage Ramayana Jl. Sosrowijayan 33 Malioboro Yogyakarta. Pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD telah dilaksanakan oleh SYNCORE untuk kesekian kalinya. SYNCORE Perusahaan Teknologi Akuntansi telah berpengalaman menyelenggarakan pelatihan dalam bidang pola pengelolaan keuangan BLUD. Narasumber yang kompeten dan berpengalaman pun dihadirkan SYNCORE selaku penyelenggara acara. Mereka adalah Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak., CA dan Andri Yandono, SE, MM. Hari pertama, pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan Puskesmas BLUD dinarasumberi oleh adalah Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak, seorang Senior Partner Syncore yang telah berpengalaman luas menjadi pembicara diberbagai pelatihan. Beliau menjelaskan mengenai syarat-syarat untuk menjadi BLUD. Untuk menjadi BLUD, Suatu Puskesmas haruslah memenuhi tiga persyarataan teknis, subtantif dan administratif. Syarat-syarat BLUD yang sudah dilengkapi kemudiaan di ajukan ke Dinas Kesehatan yang kemudian dievaluasi oleh Pemerintah Daerah/ Bupati, terang Bapak Rudy. Proses penetapan Puskesmas BLUD tidaklah mudah. Diantara 3 syarat yang diajukan, syarat administratif adalah yang lumayan cukup sulit, karena didalam syarat administratif ada 6 dokumen yang harus di buat, diantaranya Pernyataan Peningkatan Kinerja, Pola Tata Kelola, Rencana Bisnis Anggaran (RBA), Standar Pelayanan Minimal (SPM), Laporan Keuangan dan Pernyataan Untuk Siap di audit. Untuk memenuhi syarat administratif tersebut, SYNCORE sudah terpercaya, berengalaman dan selalu siap membantu untuk penyusunan dokumen-dokumen administratif. Hari kedua pelatihan di ampu oleh Andri Yandono, SE, MM yang merupakan Dewan Pengawas RSUD Kota Yogyakarta. BLUD haruslah di kelola secara entrepreneur bukan secara birokratik. Itu artinya BLUD haruslah di jalankan secara prinsip usaha yang tidak hanya menjadi sebuah organisasi pemerintah, jelasnya. Beliau menambahkan, Komitmen BLUD lebih mengutamakan kepuasan pelanggan sehingga menuntut penyelesaian BLUD secara professional dan bertanggung jawab. Apabila sudah dijalankan secara professional dan bertanggung jawab maka dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan akan di dasari nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap teraturan perundangan yang berlaku. Pelatihan yang dilaksankan selama dua hari tersebut terselenggara dengan baik. Terbukti dengan respon peserta yang positif karena narasumber yang dihadirkan menyajikan materi yang sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini, menjadi Puskesmas BLUD se-Dinkes Kabupaten Indragiri Hilir. Harapanya ilmu yang mereka dapatkan bisa di implementasikan pada Puskesmas yang ada di se-Dinkes Kabupaten Indragiri Hilir. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang mempercayakan SYNCORE sebagai penyelenggaran acara pelatihan yang bertajuk “Pembentukan dan Penguatan SPI BLUD”, pada 4-5 September 2015. Untuk kesekian kalinya pelatihan yang bertemakan SPI ini digelar oleh SYNCORE. Pada bulan sebelumnya pula, RSUD Kabupaten Sanggau dan RSUD Kabupaten Landak yang kebetulan berada di provinsi yang sama, mempercayakan SYNCORE sebagai penyelenggara Pelatihan Satuan Pengendalian Internal (SPI) Teknik Pelaporan Audit Internal. SYNCORE sudah dipercaya berbagai instansi untuk melaksanakan pelatihan yang bertemakan pengelolaan keuangan BLUD, khususnya Rumah Sakit, Puskesmas maupun Perguruan Tinggi. Pelatihan Pembentukan dan Penguatan SPI BLUD ini dilaksanakan di Rama Shinta 2 Meeting room, Hotel Grage Ramayana Jl Sosrowijayan 33 Malioboro Yogyakarta. Peserta pelatihan merupakan pejabat struktural dari RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat. Pada kesempatan ini, SYNCORE selaku penyelenggara menghadirkan narasumber yang sudah berkompeten dan ahli di bidangnya. Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA; Andri Yandono, SE., MM menjadi narasumber yang akan mengisi materi pelatihan pembentukan dang penguatan SPI. Sesi pertama di isi oleh Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA. beliau adalah Senior Patner Syncore dan Dosen di salah satu perguruan tinggi. Bapak Rudy mengatakan, Pemerikasaan intern BLU dilaksanakan oleh satuan pemeriksaan intern yang merupakan unit kerja yang berkedudukan langsung di bawah pimpinan BLU yang bertugas melaksanakan pemeriksaan intern BLU. Tugas SPI disini berfungsi untuk meningkatkan kinerja pelayanan dalam menyelenggarakan bisnis yang sehat. Agar fungsi ini bisa terbentuk dan berjalan dengan baik maka diperlukan pemahaman mengenai pengendalian intern. Disini, SYNCORE bisa membantu menjembatani apa saja yang perlu dilakukan dalam membentuk SPI. Sesi kedua, Andri Yandono, SE., MM, narasumber yang merupakan seorang Dewan Pengawas RSUD Kota Yogyakarta yang syarat akan pengalamanya yang luas mengampu materi pelatihan. Beliau menyatakan bahwa, SPI bisa dikatakan sebagai pilar penting bagi akuntabilitas dan transparasi pengelolaan keuangan, karena SPI akan membantu manajemen BLUD dalam memastikan aspek kepatuhan dalam penggunan dana. Di sini, SPI akan melakukan identifikasi resiko, perbaikan proses dan pengawasan yang sesuai dengan prinsip-prinsip dalam sistem pengendalian internal pemerintah (SPIP). Sesi tanya jawab dilakukan setelah pemaparan materi dari narasumber. Pada kesempatan tersebut, sorang peserta bertanya. “Apakah ada masa kerja SPI?”. Tidak ada, SPI mengikuti lembaga, namun secara orang yang bekerja di dalam SPI bisa atau dapat diberikan periode. Pelatihan Pembentukan dan Penguatan SPI BLUD di tutup pukul 16.00 WIB. Pelatihan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Kesuksesan tersebut ditandai dengan antusiasme dan keaktifan peserta yang mengikuti jalannya pelatihan. Mereka berkeinginan untuk bekerjasama kembali dengan SYNCORE dikesempatan lain. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Pada Jumat 4 Desember 2015, SYNCORE kembali menyelenggarakan pelatihan yang bertema “Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran (RBA)” yang diselenggarakan di Ruang Srikandi Hotel Grage Ramayana Jl. Sosrowijayan 33 Malioboro Yogyakarta. Suatu kehormatan bagi SYNCORE dipercaya oleh Perguruan Tinggi dari Universitas Negeri Gorontalo untuk menggelar pelatihan yang bertajuk penyusunan RBA untuk Perguruan Tinggi Negeri. Bukan lagi hal baru bagi SYNCORE dalam menyelenggarakan pelatihan dengan tema yang sama, SYNCORE merupakan Perusahaan Teknologi Akuntansiyang sudah berpengalaman dalam menyelanggarakan pelatihan, terutama pelatihan yang berfokus pada Pengelolaan Keuangan BLUD bagi Rumah Sakit, Puskesmas maupun Perguruan Tinggi dengan beragam tema mulai dari Rencana Bisnis Anggaran (RBA), Standar Akuntansi Keuangan (SAK), Akreditasi, SPI dan sebagainya. Peserta pelatihan penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA), merupakan staff keuangan dari Universitas Negeri Gorontalo. Narasumber yang kompeten yang syarat akan pengalaman di bidang pengelolaan keuangan di hadirkan dalam pelatihan ini. Beliau adalah Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA, seorang Senior Partner Syncore dan Dosen disalah satu Perguruan Tinggi di Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, beliau menjelaskan materi mengenai aspek kepatuhan dalam penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA). Kepatuhan yang harus ditaati oleh Perguruan Tinggi Negeri BLU dalam penyusunan RBA adalah menyampaikan RBA kepada menteri atau pimpinan lembaga yang sudah di tandatangani pada akhir desember tahun sebelumnya, terangnya. Di akhir acara, Bapak Rudy showing mengenai Aplikasi Software Pengelolaan Keuangan BLUD. Software Pengelolaan Keuangan BLUD merupakan software yang dikembangkan oleh SYNCORE yang bisa menghasilkan laporan Rencana Bisnis Anggaran (RBA), penatausahaan dan laporan keuangan. Software ini telah dipakai oleh berbagai Rumah Sakit, Puskesmas maupun Perusahaan Swasta lainya. Acara Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) yang di mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB. Di akhir acara, di tutup dengan foto bersama dam penyerahaan kenang-kenangan dari SYNCORE kepada peserta pelatihan dari Universitas Negeri Gorontalo. Meskipun pelaksanaan pelatihan hanya di langsungkan selama satu hari, namun sangat berkesan dan bermanfaat bagi peserta pelatihan. Banyak ilmu yang bisa ambil dan diimplementasikan pada manajemen Perguruan Tinggi mereka saat ini. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Satuan Pengendalian Internal (SPI) adalah fungsi yang wajib dimiliki oleh BLU/BLUD dalam menjamin akuntabilitas dan membantu manajemen dalam usaha mencapai tujuan organisasi.Agar fungsi ini bisa terbentuk dan berjalan dengan baik diperlukan pemahaman atas tata aturan, tugas pokok dan fungsi, serta teknik-teknik dalam pengendalian internal. Pada kali ini SYNCORE berkesempatan untuk menyelenggarakan Pelatihan Satuan Pengendalian Internal (SPI) Teknik Pelaporan Audit Internal” pada, hari Senin 24 Agustus 2015. Kebanggaan bagi SYNCORE karena mendapatkan kepercayaan dari RSUD Kab. Sanggau dan RSUD Kab. Landak untuk menggelar pelatihan bertajuk SPI. Pelatihan Satuan Pegendalian Internal (SPI) adalah pelatihan yang di laksanakan oleh SYNCORE untuk kesekian kalinya. Ini bukan hal baru lagi bagi SYNCORE, yang merupakan Perusahaan Pelayanan Teknologi Akuntansi yang sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan pelatihan-pelatihan, khususnya bergerak di bidang pengelolaan keuangan untuk Rumah Sakit, Puskesmas maupun Perguruan Tinggi Negeri. Tidak hanya pelatihan SPI, pelatihan yang bertemakan Rencana Bisnis Anggaran (RBA), Standar Akuntansi Keuangan (SAK), Tata Kelola, Penyusunan Laporan Keuangan pernah kita selenggarakan. Bagi Rumah Sakit, Puskesmas maupun Rumah sakit yang membutuhkan pelatihan semacam ini SYNCORE selalu siap untuk merealisasikan terlaksananya Tata Kelola, Penyusunan Laporan Keuangan berbasis RBA dan SAK. Kali ini, SYNCORE berkesempatan menyelenggarakan Pelatihan Satuan Pengendalian Internal (SPI) Teknik Pelaporan Audit Internal yang dilaksanakan di Srikandi Meeting Room, Hotel Grage Ramayana Jl. Sosrowijayan 33 Malioboro Yogyakarta. Peserta yang mengikui pelatihan merupakan pejabat struktural yang datang dari dari RSUD Kab. Sanggau dan RSUD Kab. Landak yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat. Syncore selaku penyelenggara menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman dibidangnya. Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA; Andri Yandono, SE., MM; dan dr. Gandung Bambang Hermanto menjadi narasumber pada pelatihan ini. Pelatihan yang dilangsungkan selama 2 hari berturut-turut ini di mulai pada pukul 08.30 WIB. Narasumber pertama yang berkesempatan memaparkan materi adalah Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA, seorang Senior Partner Syncore dan Dosen di salah satu Perguruan Tinggi.beliau mengatakan “SPI berperan sebagai mitra manajemen dalam memberikan nilai tambah bagi RSUD BLUD”. Kedudukan SPI yang berada di bawah Direktur ini bertugas melakukan pemerikasaan internal BLUD. SPI berusaha menjadi mitra untuk memperbaiki proses dan memberi nilai tambah dengan cara perbaikan pengendalian, tata kelola atau pengambilan keputusan. Pada kesempatan tanya jawab yang diberikan oleh narasumber, seorang peserta bertanya “Bagaimana alur komunikasi SPI ke direktur?” SPI di sini hanya memberi saran, masukan maupun rekomendasi ke Direktur. Namun, laporan yang disampaikan oleh SPI bersifat khusus dan rutin yang sudah sesuai dengan standar dan anggaran, program kegiatan yang dijalankan harus terdapat dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA), jelas Bapak Rudy.Sesi kedua diisi oleh Andri Yandono, SE., MM, beliau adalah Dewan Pengawas RSUD Kota Yogyakarta. Beliau menyampaikan mengenai “peran dewan pengawasan dalam pembinaan dan pengawasan BLUD”. Dewan Pengawas bertugas untuk membina dan mengawasi atau memberi saran terhadap rumah sakit yang diawasinya mengenai Rencana Bisnis Anggaran (RBA) yang kemudian dilaporkan kepada Bupati/Gubernur/Walikota. “Pengalaman Bapak Andri menjadi dewan pengawas, apakah ada pedoman untuk menentukan prioritas?” tanya seorang peserta. Baik dewan pengawas maupun SPI, dalam hal BLU hal yang harus didahulukan adalah pelayanan, aturan tarif yang sesuai dengan regulator dan juga pemasok. Hal ini lebih diprioritaskan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat yang memuaskan. Sesi terakhir pelatihan, dr. Gandung Bambang Hermanto mengisi materi pelatihan mengenai format dan sistematika pelaporan serta proses penyusunan laporan SPI. Dalam diskusi dan sharing kali ini dr. Gandung memperlihatkan beberapa contoh pelaporan SPI rumah sakit. Ada pertanyaan lucu sedikit nyeleneh yang di ajukan salah satu peserta pelatihan. “Pak, bagaimana menyikapi jika terjadi pungutan liar atau pegawai yang selingkuh?” dengan pembawaanya yang bijak, Bapak Andri menjawab. Pungli merupakan fraud atau istilah lainya adalah kecurangan yang melanggar hukum. Jika ada SOP atau melanggar aturan maka pungli dilarang, dan itu sudah masuk kedalam bagian SPI. Namun, untuk hal perselingkuhan, ini sudah masuk keranah etika rumah sakit. Pelatihan yang terselenggara selama dua hari ini di tutup pada pukul 16.30 WIB. Peserta yang berasal RSUD Kab. Sanggau dan RSUD Kab. Landak mengaku puas akan pelaksanaan pelatihan yang diselenggaran SYNCORE. Terbukti dengan testimoni peserta, materi-materi yang di suguhkan oleh narasumber yang memang sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini, yaitu pengetahuan mengenai Satuan Pengendalian Intern (SPI). Mereka ingin bekerjasama dengan SYNCORE kembali untuk mengadakan pelatihan berkelanjutan. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
SYNCORE dipercaya kembali untuk menggelar pelatihan bertema “Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran (RBA)”. Suatu kehormatan bagi SYNCORE dipercaya oleh RSUD Abdul Rivai Berau Kalimantan dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Bukan untuk kali pertama Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran (RBA) digelar oleh SYNCORE, karena pada dasarnya SYNCORE merupakan perusahaan yang sudah berpengalaman dalam menyelengarakan pelatihan di bidang pengelolaan keuangan Puskesmas, Rumah Sakit maupun Perguruan Tinggi dengan tema yang beragam. Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran (RBA) ini diselenggarakan di Ruang Abimantu III Hotel Grage Jogja yang terletak di Jl. Sosrowijayan No. 242 Malioboro Yogyakarta tidak jauh dari kawasan perbelanjaan malioboro. Peserta pelatihan merupakan pejabat struktural dari RSUD Abdul Rivai Berau Kalimantan. Sebagai penyelenggara SYNCORE pun menghadirkan narasumber yang berkompeten dan berpengalaman dibidangnya Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA; dan Andri Yandono, SE, MM hadir untuk mengisi materi pelatihan penyusunan RBA. Narasumber tersubut akan memaparkan materi yang berbeda, yang tidak lepas dari penyusunan RBA. Sesi pertama di isi oleh narasumber Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA, seorang akademisi dan dosen disalah satu perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta. Beliau menjelaskan materi mengenai permasalahan dan kendala umum penyusunan RBA. RBA merupakan dokumen perencanaan bisnis dan anggaran tahunan yang berisi program, kerja, SPM, taget kinerja dan anggaran BLUD. Dalam penyusunan RBA tentu saja ada kendala yang di hadapi oleh manejemen rumah sakit dalam penyusunanya. Sebenarnya Rencana Bisnis & Anggaran (RBA) merupakan pengganti dari Rencana Kerja & Anggaran (RKA) bagi perangkan daerah tang telah menerapkan PPK-BLUD. Tetapi ada prinsip yang berbeda antara RBA dan RKA, jika RKA menganggarkan mengenai rencana kegiatan, pada RBA menganggarkan mengenai rencana bisnis. Dalam rangka membantu RSUD dalam menyusun RBA, maka disini SYNCORE bisa membantu yang bisa dijadikan patner dalam penyusunan RBA agar dapat menerapkan PPK-BLUD secara benar. Pada sesi kedua di isi oleh narasumber Andri Yandono, SE, MM, beliau menjelaskan untuk menghitung proyeksi pendapatan tahun selanjutnya, maka rumah sakit harus mengetahui potensi yang ada misalnya dari tingkat kunjungan atau tarif, dari itulah dapat diketahui berapa anggaran selama 1 tahun dan dapat dilihat dari sisi belanja idealnya. Yang pasti pendapatan akan mengikuti biaya yang akan dikeluarkan, jelasnya. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut berlangsung dengan sukses. Terbukti dengan respon peserta yang positif dan aktif bertanya untuk mengambil kesempatan mendapat ilmu mengenai penyusunan RBA yang di paparkan oleh narasumber yang dapat mereka implementasikan di rumah sakit yang sedang mereka tangani. Tentu saja, ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi SYNCORE selaku penyelenggara yang di percayakan oleh RSUD Abdul Rivai Berau Kalimantan. Dari tanggapan, peserta mengaku puas akan pelatihan yang mereka ikuti karena sesuai dengan kebutuhan yang mereka harapkan. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Rabu, 6 Mei 2015 lalu, SYNCORE kembali menggelar seminar menarik bertemakan Pelatihan Penyusunan Rencanan Bisnis & Anggaran (RBA) RSUD BLUD” di Ruang Merapi Hotel Platinum Yogyakarta Jl. Gowongan Kidul No. 57 Yogyarta. Acara ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut mulai tanggal 6-7 Mei 2015. Peserta pelatihan merupakan pejabat struktural dari RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang. Pada acara tersebut, SYNCORE selaku penyelenggara menghadirkan narasumber yang berpengalaman dibidangnya, Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA dan Andri Yandono, SE, MM. SYNCORE sendiri merupakan salah satu perusahaan yang mampu menyelenggarakan berbagai pelatihan pengelolaan keuangan, khususnya BLUD.Salah satu projek pelatihan yang diselenggarakan oleh SYNCORE ini bertujuan agar RSUD, khususnya RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang yang menjadi peserta dapat menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA) dan bisa mempelajari teknik menyusun proyeksi keuangan BLU tahun yang akan datang. RBA sendiri merupakan dokumen yang harus disiapakan oleh suatu lembaga BLUD, dan disini SYNCORE dapat membantu dalam penyusunan dokumen RBA. Tidak hanya RBA bahkan dokumen Tata Kelola, RSB, Standar Pelayanan Minimal (SPM) sampai dengan Laporan Keuangan, SYNCORE siap membantu dalam penyusunanya. Pukul 08.30 WIB pelatihan di buka oleh Kabag Divisi Training Syncore, Diana Septi A, SE. Pagi itu cuaca cerah sehingga membawa aura positif bagi peserta yang sudah siap mengikuti pelatihan dan mendengarkan materi dari narasumber. Tepat pukul 09.000 WIB, hari pertama pelatihan menginjak ke acara utama yaitu pemaparan materi oleh narasumber. Sesi pertama, yaitu sesi pengenalan mengenai BLUD dan pengantar RBA yang diisi oleh narasumber yang berpengalaman di bidangnya, Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA. Beliau menjelaskan, Rencana Bisnis Anggaran (RBA) merupakan dokumen perencanaan bisnis dan penganggaran yang berisi program atau kegiatan, target kinerja dan anggaran BLUD. Didalam pengganggaran RBA BLUD menggambarkan mengenai rencana tahunan, target, program, kegiatan dan anggaran tahunan. RBA sendiri mempunyai fleksibelitas dalam pengelolaan anggaran BLU, jelasnya.Sesi Kedua diampu oleh Andri Yandono, SE, MM. Beliau yang syarat akan pengalaman dalam bidang pengelolaan keuangan ini adalah seorang praktisi disalah satu rumah sakit yang ada di Yogyakarta. Dalam pemaparanya beliau, penerapan pola pengelolaan keuangan BLUD ditetapkan oleh keputusan kepala daerah yang berdasarkan pada hasil penilaian tim penilai. Untuk menjadi BLUD terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya adalah syarat subtantif, syarat teknis, dan syarat administratif (Tata Kelola, RSB, SPM, Laporan Keuangan). Ketiga syarat tersebut kemudian diusulkan yang kemudian akan dievaluasi oleh pemerintah daerah atau bupati. Apabila lolos evaluasi maka RSUD akan di tetepkan menjadi BLUD. Dalam pemamparanya beliau menjelaskan mengenai muatan sistematika yang ada pada Rencana Bisnis Anggaran (RBA). Didalam RBA terdapat muatan-muatan yang harus ada pada RBA. Beliau menjelaskan satu per satu mengenai muatan disetiap bab yang ada di dalam RBA. muatan yang ada di dalam RBA sendiri terdiri dari lima bab yang masing-masing mempunya isi yang berbeda. Beliau menambahkan, data pendukung dalam penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) perlu dilampirkan sebagai data pendukung. Tentu saja pada pelatihan tersebut, narasumber memberi kesempatan berdiskusi maupun bertanya kepada narasumber mengenai materi yang disampaikan. Pelatihan ini selesai pada hari Kamis 7 Mei 2016 pukul 16.00 WIB. Acara ini berjalan dengan lancar dan sukses terbukti dengan respon peserta yang positif. Peserta yang hadir dalam pelatihan ini pun berharap agar ilmu yang mereka dapat dari pelatihan dapat meraka implemetasikan secepatnaya. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Pada Tanggal 24-25 Maret 2015 lalu, PT. Syncore Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) Puskesmas BLUD di Ruang Mahoni Hotel Gowongan Inn Jl. Gowongan kidul No. 50 Yogyakarta. Sekitar limapuluh peserta dari berbagai Puskesmas yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu hadir memenuhi ruangan dan berbagai materi mengenai RBA disuguhkan di acara tersebut mulai dari pengantar RBA, proses penyusunan RBA, sistematika RBA, penyusunan gambaran umum analisis eksternal dan internal BLU, analisa kinerja tahun berjalan, proyeksi keuangan BLU tahun anggaran yang akan datang sampai evaluasi dan rencana tindak lanjut. Yang menarik, pelatihan ini tidak hanya menghadirkan satu narasumber, tetapi empat narasumber yang kompeten dan ahli dihadirkan oleh SYNCORE selaku penyelenggara. Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA, Andri Yandono, SE, MM, Niza Wibyana Tito, S.Kom, Yeni Nur Haryati, SE., M.Si hadir untuk mengisi materi pada acara tersebut. Ini merupan kesekian kalinya SYNCORE mengadakan pelatihan yang sama dengan peserta yang berbeda dari berbagai Dinkes, Puskesmas maupun RSUD. Salah satu narasumber Bapak Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA, yang merupakan seorang akademisi dan dosen di salah satu universitas. Dalam kegiatan pelatihan tersebut, beliau menjelaskan mengenai bagaimana mekanisma pengajuan, penetapan suatu RBA dan komponen-komponen apa saja yang harus ada didalam RBA. Tentu saja pada kesempatan tersebut belian membuka kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berdiskusi. Pada kesempatan tersebut, peserta tidak mau kehilangan kesempatan untuk bertanya. Seorang peserta dari salah satu puskesmas bertanya mengenai “Apa perbedaan RBA dan RKA?”. RKA merupakan rencana kegiatan yang di struktur anggaranya dibagi kedalam kelompok, jenis, objek, rincian yang di jelaskakan secara terperinci. Sedangan RBA merupakan rencana bisnis yang didalam struktur anggaranya di bagi menjadi operasional dan non operasional. Penggelolaan keuanganya lebih fleksibel dapat melebihi flafon dan boleh bergeser.