Pada tanggal 6 Mei 2015, PT. Syncore Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang bertemakan ”Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran (RBA) untuk RSUD BLUD. Pelatihan dilaksanakan di Ruang Merapi 3 dan Ruang Merbabu Hotel Platinum Yogyakarta. Jl. Gowongan Kidul No. 57 Yogyakarta. Acara ini di selenggarakan selama 2 hari berturut-turut dari tanggal 6-7 Mei. Pelatihan tersebut di ikuti oleh peserta dari RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang. Pada kesempatan tersebut SYNCORE selaku penyelenggara menghadirkan narasumber dari akademisi dan praktisi antara lain Bapak Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA; Bambang Nugroho, SE, M.Ec. Dev; Tomi Suryo Ardyiono, A.Md dan Soni Haksomo, SE, M.Si. Rencana Bisnis dan Anggaran BLU, yang selanjutnya disebut RBA, adalah dokumen perencanaan bisnis dan penganggaran tahunan yang berisi program, kegiatan, target kinerja dan anggaran suatu BLU. BLU menyusun rencana strategis bisnis lima tahunan dengan mengacu kepada Rencana Strategis Kementerian/Lembaga (Renstra K/L). Karena itu, suatu RSUD di haruskan untuk menyusun dokumen RBA. Untuk bisa menyusun RBA, pelatihan sangat dibutuhan sebagai bekal pengetahuan, pelatihan diselenggarakan agar peserta dapat: 1. Mengetahui ketentuan-ketentuan terkait dengan RBA untuk BLUD/BLU.2. Bagaimana menyusun RBA bab 1 gambaran umum Badan Layanan Umum.3. Bagaimana menyusun RBA bab 2 evaluasi kinerja BLU tahun berjalan.4. Bagaimana menyusun RBA bab 3 rencana bisnis dan anggaran BLU tahun yang akandatang.5. Teknik menyusun proyeksi keuangan BLU tahun yang akan datang. Materi untuk Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran (RBA) meliputi:1.Ketentuan Umum dan Kebijakan Penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran BLU1.Ketentuan PP No 23/20052.Ketentuan PMK No 92/PMK.05/2011 danPerdirjen 20/PB/2012 untuk BLU3.Permendagri No 61/ tahun 2007 untuk BLUD4.Mengidentifikasi kebutuhan ketentuan Perbub sebagai payung penyusunan, pengajuan, penetapan dan perubahan RBA 2.Pengantar RBA1.Pengertian RBA2.Hubungan RSB dan RBA3.Mekanisme Pengajuan dan Penetapan RBA4.Komponen RBA5.Ikhtisar RBA 3.Proses Penyusunan RBA1.Skema Penyusunan RBA2.Kebutuhan Data untuk Penyusunan RBA3.Tata cara perhitungan perkiraan biaya per kegiatan4.Ilustrasi perhitungan biaya5.Tata cara integrasi ikhtisar RBA ke RKA/KL 4.Sistematika RBA1.Sistematika dan Isi Bab 12.Sistematika dan Isi Bab 23.Sistematika dan Isi Bab 3 5.Penyusunan Gambaran Umum Analisis Eksternal dan Internal BLU1. Analisa Eksternal2. Analisa Internal 6.Analisa Kinerja Tahun Berjalan1.Pencapaian Kinerja Per Unit2.Pencapaian Program Investasi3.Analisa Laporan Keuangan Tahun Berjalan 7.Proyeksi Keuangan BLU Tahun Anggaran yang akan datang1.Proyeksi Laporan Aktivitas2.Proyeksi Laporan ArusKas 3.Proyeksi Neraca 8.Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut Kegiatan pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran (RBA) RSUD BLUD yang diikuti oleh peserta dari RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang berakhir pukul 16.15 WIB yang berjalan dengan lancar. Respon peserta pelatihan sangat positif. Mereka berharap dengan adanya pelatihan ini, ilmu yang mereka dapat bisa mereka terapkan dan implementasikan.
PT. Syncore Indonesia dipercaya untuk melaksanakan workshop yang bertemakan “Penyusunan Pola Tarif” pada 15 Juni 2016. Acara di laksanakan di Hotel Cakra Kusuma Jl. Kaliurang Km. 5,2 Yogyakarta. Acara dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut dari tanggal 15-16 Juni 2016. Peserta pelatihan merupakan staff atau unit kerja Rumah Sakit Jiwa Ghrasia Yogyakarta. Tujuan dilaksanakan pelatihan ini agar peserta bisa memahami kebijakan pentarifan dan strategi penerapan tarif, memahami metode penerapan tarif pelayanan Rumah Sakit dan memahami metode perhitungan unit cost. Dikeluarkannya PP No. 23 tahun 2005 tentang Badan Layanan Umum (BLU) oleh Departemen Keuangan dan Permendagri No. 61 Tahun 2007 tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menuntut rumah sakit harus banyak berbenah terutama dari sisi keuangan dan akuntabilitasnya. Jasa pelayanan yang diberikan harus bermutu lebih baik, penanganan pasien lebih cepat, harga relatif murah dan bermanfaat. Good governancetelah menjadi isu sentral saat ini, akuntanbilitas manajemen menjadi suatu unsur yang sangat penting. Untuk mengakomodir akuntabilitas terutama dalam tarif layanan rumah sakit, penghitungan unit cost menjadi sesuatu yang urgent untuk dibuat sehingga pengambilan keputusan yang diambil mempunyai dasar yang kuat. Pada kesempatan tersebut, SYNCORE sebagai penyelenggara pelatihan menghadirkan narasumber Ibu Rini Juni Astuti, SE.,M.Si dan narasumber lain Bapak Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA dan Bapak Andri Yandono, SE., MM yang merupakan akademisi dan praktisi. Pada hari pertama workshop disampaikan mengenai materi Penentuan Tarif serta Metode Perhitungan Unit Cost yang disampaikan oleh Rini Juni Astuti, SE.,M.Si dan Rudy Suryanto, SE.,M.Acc., Ak.,CA. Di hari kedua workshop materi lebih ditekankan kepada simulasi perhitungan unit cost, evaluasi tarif dan proses revisi tarif yang disampaikan oleh Andri Yandono, SE.,MM dan di sesi akhir di tutup dengan diskusi bersama untuk mencapai kesepakatan mengenai metodepenyusunan Pola Tarif yang akan digunakan. Workshop yang berlangsung selama dua hari ini berjalan dengan lancar dan sukses. Acara di tutup pukul 16.30 WIB. Walaupun workshop diselenggarakan pada bulan ramadhan tetapi tidak mengendorkan semangat para peserta justru peserta sangat antusias dan sangat interaktif dalam mengikuti jalannya acara. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: ahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Pada tanggal 18 September 2015, Syncore dipercaya BP Batam untuk menjalankan pelatihan yang mengangkat tema “Pelatihan Pola Layanan dan Tarif BLU”. Pelatihan dilaksankan selama 2 hari bertutut-turut dari tanggal 18-19 September 2015 diruang Jatayu Meeting Room, Hotel Grage Ramayana Jl. Sosrowijayan 33 Malioboro Yogyakarta. Pelatihan ini diselanggarakan karena atas dasar dari ketentuan PP23/2005, PP No 6 tahun 2011 tentang penetapan BP Batam sebagai BLU, dan PMK 153/PMK.05/2012 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas BATAM, maka BP Batam perlu melakukan evaluasi dan penyesuaian berkala atas pentarifan. Pentarifan tersebut antara lain adalah tarif pelabuhan laut, tarif pemukiman lingkungan dan agribisnis, tarif rumah sakit, tarif sarana prasarana, tarif bandar udara, dan tarif air bersih. Sebagai Badan Layanan Umum, maka dalam menentukan tarif BP BATAM harus memenuhi prinsip, yaitu prinsip kontinuitas dan pengembangan Layanan, prinsip daya beli masyarakat, prinsip asas keadilan dan kepatutan dan prinsip kompetisi yang sehat.Salah satu kekhususan BP Batam adalah wewenang untuk memberikan tarif khusus, untuk layanan sarana prasarana kepada kelompok non bisnis dan sosial. Paska tarif ditetapkan tahun 2012, maka tiga tahun setelahnya patut dilakukan evaluasi apakah penentuan tarif masih sesuai dengan kondisi saat ini, mengingat ada perubahan-perubahan baik dari sisi biaya satuan, daya beli masyarakat maupun faktor-faktor lain.Untuk itu diperlukan pelatihan dan workshop bagi staff dan pimpinan BP Batam untuk bersama-sama melakukan evaluasi tarif tersebut. SYNCORE sebagai penyelenggara menghadirkan 3 narasumber dalam pelatihan tersebut. Narasumber berasal dari akademisi yang ahli dibidangnya masing-masing, mereka adalah Marita, SE., M.Si. Ak, CA; Andri Yandono, SE., MM; dan Rini Juni Astuti, SE., M.Si. Materi untuk Pelatihan Pola Layanan dan Tarif BLU yang diangkat oleh narasumber meliputi penjelasan umum mengenai Pola Layanan BLU dan Penentuan Tarif, metode perhitungan unit cost sebagai dasar penentuan tarif menggunakan metode double distribution dan modified activitity based costing, perencanaan dan persiapan perhitungan unit cost, pengumpulan data-data untuk perhitungan unit cost, metode perhitungan unit cost, evaluasi tarif, proses revisi tarif. Pelatihan yang diselenggarakan selama 2 hari tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Peserta sangat antusias dalam mengikuti jalannya pelatihan. Peserta dari BP Batam mengaku cukup puas dengan Pelatihan Pola Layanan dan Tarif BLU yang diselenggarakan oleh PT. Syncore Indonesia, karena metode pelatihan di Syncore cukup terperinci, dimana selain pemaparan konsep, simulasi/praktek, peserta juga bisa aktif berdiskusi seputar permasalahan unit cost dan tarif. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: ahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Pada tanggal 29 Mei 2015, PT. Syncore Indonesia dipercaya Kecamatan Margo Tabir Kab. Merangin untuk menyelenggarakan pelatihan bertemakan “Pelatihan Penyusunan APBDes”. Pelatihan tersebut di selenggarakan di Ruang Atena, Kangen Boutique Hotel, Jl. Raya Magelang Km 5.8 No Yogyakarta yang dimulai pukul 08.30 WIB. Acara tersebut diselenggarakan selama 2 hari berturut-turut dari tanggal 29-30 Mei 2015. Pelatihan ini diselenggarakan karena diberlakukannya UU Desa No. 6 Tahun 2014 menggantikan UU Desa No. 72 tahun 2009 adalah salah satu kebijakan dari pemerintahan era baru yang dipimpin oleh Presiden Jokowi. Oleh karenanya, melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, desa yang semula menjadi objek pembangunan maka sejak diberlakukannya undang – undang yang baru, desa menjadi subjek pembangunan. Untuk itu perangkat desa wajib dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan perencanaan, pengelolaan keuangan desa, dan pengelolaan badan usaha milik desa. Harapan dari penyelenggaran pelatihan penyusunan APBDes agar peserta dapat memahami konsep kedudukan keuangan desa berdasarkan UU 32/2004 dan UU 6/2014; mengetahui rencana kekuasaan pengelolaan desa; memahami pola pengelolaan keuangan desa mulai dari perencanaan sampai pengawasan keuangan desa; mengelola keuangan desa sesuai Permendagri No. 113/2014 yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa; menyusun APB Desa sesuai Undang-Undang Desa No. 6/2014; engidentifikasi dan membedakan struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan desa; memahami konsep pelaksanaan APBDes; monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan desa. Pada acara tersebut, SYNCORE selaku penyelenggara menghadirkan narasumber Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA; Niza Wibyana Tito, S.Kom dan dibantu oleh narasumber dari Tim LKPMD. Pelatihan yang diselenggarakan selama 2 hari berjalan dengan lancer dan sukses. Respon peserta sagat positif dan sangat antisias mengikuti jalanya pelatihan dari hari pertama sampai hari terakhir. Pelatihan di tutup pukul 16.10 WIB dan diakhiri dengan foto bersama. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: ahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Hari Pertama Hari Kedua Hari kedua pelatihan dimulai pukul 08.40 WIB pagi. Pelatihan hari kedua ini narasumberi oleh Bapak Teddy W Laurentius, SE.,Ak.,MM, CRP yang akan mengangkat materi mengenai analisis kredit. Kredit adalah penyedia uang atau tagihan, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan atau pembagian hasil keuntungan, jelas Bapak teddy.Ada beberapa fungsi kredit, diantaranya adalah : 1.Menjadi mesin dalam peningkatan kegiatan perekonomian.2.Memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.3.Memperlancar arus barang dan arus uang.4.Meningkatkan hubungan internasional.5.Meningkatkan produktifitas dana yang ada.6.Meningkatkan daya guna barang.7.Meningkatkan kegairahan berusaha masyarakat.8.Memperbesar modal kerja perusahaan.9.Meningkatkan income percapita masyarakt.10.Mengubah cara berfikir atau cara bertindak masyarakat untuk lebih ekonomis.Mengapa Kredit Diperlukan ?Dari sisi peminjam kredit, kredit diperlukan, pertama karena kekurangan dana sendiri. Alasan kedua karena reputasi, orang yang punya hubungan dengan bank punya reputasi sendiri. Alasan ketiga karena tertib manajemen keuangannya. Persiapan analisis kredit diperlukan dibutuhkan karena segala aktivitas yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan data yang diperlukan untuk bahan analisa sehingga akan memeperlancar proses analisa kredit. Faktor analisa kredit dibagi menjadi 3 yaitu faktor SDM, faktor data analisis, faktor teknis analisis. Peran nalis kredit atau AO merupakan Point of contact antara lembaga kredit dengan nasabah dan wajib memonitor kegiatan usaha nasabah secara terus-menerus.Faktor data analis (5C) :1.Character2.Capacity3.Capital4.Collateral5.Condition of economiUntuk UMKM hanya diperlukan dua tahapan analisis1.Charactera.Hasil interviewb.Hasil 3rd Chekingc.Hasil Check Financial Recordd.Gaya hidupe.Perjalanan Hidup 2.Capacitya.Modalb.Gaji Karyawan c.Biaya Overheadd.ProfitJaminan :1.Tetap a.NJOPb.Lokasic.Nilai Bangunan Kembalid.Nilai Pasar2.Bergeraka.Tahun – Kodensusb.Bengkel – Pihak ke 3c.Visit Setelah menjelaskan mengenai analisis kredit, Bapak Teddy memberikan waktu kepada peserta untuk bertanya. Salah satu peserta bertanya mengenai proses evaluasi. “Apakah proses evaluasi tidak dilakukan dengan bagian yang terpisah dengan analis?”. Jika ada bagianya sendiri maka dilakukan terpisah, setelah bagian analis melakukan analisis maka tugas atau tanggungjawab berpindah ke bagian evaluasi, jawab Bapak Teddy. Pelatihan sesi hari kedua sesi ketiga dengan narasumber Bapak Teddy mengenai anlisis kredit berakhir pukul 16.30 WIB. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: ahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Pelatihan sesi keempat di narasumberi oleh Bapak Niza Wibyana Tito, S.Kom yang akan mengisi materi mengenai simulasi software pengelolaan keuangan BLUD. Pada kesempatan tersebut Bapak Tito menjelaskan bahwa ada 3 hal yang harus dilakukan BLUD yaitu membuat Rencana Bisnis Anggaran (RBA), pelaksanaan dan membuat laporan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Suatu UPDB mempunyai 2 sumberdana, yaitu jasa layanan dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Setelah dijelaskan mengenai BLUD dan RBA. Bapak Tito melanjutkan kesesi praktek penginputan data. Pada kesempatan tesebut peserta langsung diminta untuk mempraktekan langsung dengan menginput data keuangan menggunakan software keuangan syncore. Didalam software tersebut terdapat ikon-ikon yang memiliki fungsi yang berbeda. Seperti dijelaskan, bagian penatausahaan yang digunakan untuk mencatat uang masuk dan uang keluar dan disambungkan dengan aplikasi billing. Bagian akuntansi yang digunakan untuk membuat laporan keuangan yang terdiri dari neraca, operasional, arus kas, CALK, laporan laba rugi dan laporan SAK. Beliau juga menambahkan bahwa untuk menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA) pada aplikasi software keuangan BLUD langkahnya adalah pertama menyusun program dan kegiatan sesuai RKa, kedua memilih kode akun, ketiga pada ikon biaya caranya dengan menentukan kegiatan apa yang akan dirinci dan setelah data di input dapat di cek pada laporan, keempat klik pagu yang digunakan untuk semu anggaran belanja, dan kelima klik pendapatan yang digunakan untuk mengetahui total anggaran pendapatan. Pelatihan di tutup pukul 16.20 WIB yang diakhiri dengan foto bersama narasumber dengan peserta pelatih. Dari pelatihan tersebut, respon peserta sangan positif. Peserta merasa puas akan adanya pelatihan yang diselenggaran oleh PT. Syncore Indonesia. Mereka berharap akan ada kerjasama dan pelatihan lagi di waktu selanjutnya. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: ahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
PT. Syncore Indonesia dipercaya UPT UPDB Koperasi & UMKM Kabupaten Kutai Barat untuk menyelenggarakan pelatihan yang bertemakan “Pelatihan Pengelolaan Dana Bergulir BLUD”. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut dari tanggal 23-24 Februari 2016 di Ruang Abimanyu I Hotel Grage Jogja. Acara di hadiri oleh 6 peserta dari UPT UPDB Koperasi & UMKM Kabupaten Kutai Barat yang terdiri dari bagian perencanaan, analis kredit, keuangan dan akuntansi. Pelatihan dinarasumberi oleh Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak.,CA; Teddy W Laurentius , SE.,Ak., MM., CRP; dan Niza Wibyana Tito, S.Kom. Tujuan dari acara tersebut, peserta diharapkan dapat :1.Memahami Pola Pengelolaan Keuangan BLUD2.Memahami Pola Penganggaran BLUD3.Memahami Pola Keuangan dan Pelaporan BLUD 4.Memahami Pola Pembinaan dan Pengawasan BLUD Serta Kompetensi Pejabat & Pegawai BLUD 5.Memahami Analisis Kredit 6.MemahamiPengelolaan Keuangan BLUD dengan Menggunakan Sistem Aplikasi Komputer Acara pelatihan dimulai pukul 08.30 WIB. Pembukaan acara dibuka oleh Diana Septi A, Kabag Divisi Syncore yang dilanjutkan dengan foto bersama pembukaan. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi pertama pelatihan yang dinarasumburi oleh Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak.,CA, akademisi dan dosen yang membahas materi mengenai kelembagaan dan tata kelola BLUD. Bapak Rudy menjelaskan bahwa BLUD adalah satuan kerja perangkat daerah untuk unit kerja pada satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan, dan dalam melakukan kegiatan didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktifitas, pasal 1 PP No. 23/2005. Tujuan BLUD adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat adalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan produktifitas dan penerapan praktik bisnis yang sehat, Pasal 2 PP No. 23/2005.Kelembagaan BLUD ada 6 yaitu pemilik BLU, pemimpin BLU, pengelola keuangan, pengelola teknis, dewan pengawas BLU, dan satuan Pengawas Intern (SPI). Pemimpin BLUD berfungsi sebagai penaggungjawab umum operasional dan keuangan BLUD berkewajiban untuk menyampaikan Rencana Strategi Bisnis. Pejabat keuangan bertugas untuk menkoordinasikan penyusunan RBA, menyiapkan dokumen pelaksanaan anggaran BLUD, melakukan pengelolaan pendapatan belanja, menyelenggarakan pengelolaan kas, melakukan pengelolaan utang-piutang dan menyelenggarakan sistem informasi manajemen keuangan. Pejabat teknis BLUD berfungsi sebagai penanggungjawab teknis di bidang masing-masing. Selain mengenai BLUD, Bapak Rudy juga menjelaskan mengenai Rencana Strategi Bisnis atau yang biasa disebut dengan RSB. Isi RSB berupa visi, misi dan program strategi. Visi, gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang berisikan cita dan citra yang ingin di wujudkan. Misi, sesuatu yang harus diemban atau dilaksankan sesuai visi yang di tetapkan, agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Program strategis, program yang berisi kegiatan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 sampai 5 tahun dengan memperhitungkan potensi atau kekuatan, kelemahan, peluang, dan kendala yang ada atau mungkin timbul analisis SWOT. Program 5 tahunan memuat semua program satker yang menerapkan Pola Keuangan BLUD yang meliputi antara lain program di bidang pelayanan keuangan administrasi dan sumber daya manusia. Sesi pertama pelatihan berakhir pukul 12.04 WIB. Sebelum melanjutkan ke sesi berikutnya, peserta diminta untuk istirahat dan makan siang terlebih dahulu. Sesi selanjutnya akan dimulai pukul 13.00 WIB yang akan dilanjutkan oleh Bapak Rudy Suryanto yang akan membahas materi mengenai pola keuangan dan pelaporan. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: ahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
SYNCORE, enam tahun lalu SYNCORE hanyalah perusahan kecil yang dirintis oleh Bapak Rudy Suryanto, founder PT. Syncore Indonesia yang merintis dan ingin mengabdikan diri membantu permasalahan para pengusaha kecil dan menengah seputar pengelolaan keuangan. Belum banyak orang yang tahu mengenai SYNCORE. Namun, belakangan nama SYNCORE mulai dikenal dari ujung timur sampai ujung barat.Sebagai suatu lembaga, PT. Syncore Indonesia mengalami fase naik turun yang menyertai tumbuh kembangnya. Beragam kisah, tantangan, rintangan, suka dan duka yang menjadi cerita perusahaan. SYNCORE, merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Konsultasi, Pengembangan Software, Penyedia Training dan Media. Seperti halnya perusahaan dan organisasi lainya, SNCORE memiliki misi yaitu membantu organisasi untuk naik kelas, lewat pembenahan strategi, tata kelola, system, SDM dan system pengendalian internal. Moto SYNCORE adalan Lead and Excellent yang mempunyai makna selalu mengikuti perkembangan terbaru dan memberikan layanan prima kepada klien. Seiring berjalannya waktu, SYNCORE pun terus berkembang dan melebarkan sayapnya. Jumlah klien yang ditangani SYNCORE bertambah banyak. Tercatat, di tahun 2016 saja telah banyak beberapa nama perusahaan besar yang berminat untuk menjadi klien SYNCORE. Tahun 2016, ini dimana SYNCORE terus berkembang dan melebarkan sayapnya. Tahun 2016 merupakan tahun BLUD, karena di tahun ini SYNCORE berfokus pada bidang BLUD. Namun, dipertengahan tahun 2016, SYNCORE merambah dan mencoba mengembangkan sayapnya pada bidang BUMDes. Tema ini didasarkan atas bentuk optimis perusahaan untuk terus mengembangkan layarnya dan memperlebar pasar.Berbagai kegiatan telah terselenggara ditahun 2016. mulai dari klien RSUD, Puskesmas, Usaha Kecil Menangah, BUMDes yang telah menjadi mitra SYNCORE di tahun 2016 ini. Klienya pun tak hanya berasal dari Yogyakarta saja, yang merupakan kota dimana kantor SYNCORE berdiri, tetapi berasal dari ujung timur Aceh sampai ujung barat Papua. Berikut kegiatan SYNCORE yang telah terselenggara di tahun 2016. BULAN JANUARI Pelatihan Pengelolaan Keuangan Puskesmas BLUD - Puskesmas Pakuncen Kab Banyumas tanggal 8-9 Januari 2016 Pelatihan Paradigma Baru SPI Sesuai SPIN dan perencanaan Audit Intern Berbasis Resiko - RSUD Selasih tanggal 15-16 Januari 2016 dengan narasumber Bapak Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak.,CA BULAN FEBRUARI Bimtek penyusunan Anggaran BLUD RSUD Menggunakan Sistem Aplikasi RBA Terintegrasi APBD - RSUD Kab. Nagan Raya Aceh tanggal 12-13 Februari 2016 yang menghadirkan narasumber Niza Wibyana Tito, S.Kom Pelatihan Pengelolaan Dana Bergulir UPT UPDB Koperasi & UMKM Kab. Kutai Barat tanggal 23-24 Februari 2016 dengan narasumber Teddy W Laurentius , SE.,Ak., MM BULAN APRIL Pelatihan PRA BLU Menuju Rumah Sakit Badan Layanan Umum (BLU) Rumkit Tk. IV Nosmir Baturaja Kab Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan tanggal 15-16 April 2016 dengan narasumber dr. Bambang Haryanto BULAN MEI Workshop Penyusunan Instrumen Remunerasi yang dihadiri 20 Peserta dari Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta tanggal 24-25 Mei 2016 dengan narasumber Rini Juni Astuti, SE.,M.Si BULAN JUNI Workshop Penyusunan Pola Tarif - Rumah Sakit Jiwa Ghrasia Yogyakarta dengan narasumber Ibu Rini Juni Astuti, SE, M.Si tanggal 15-16 Juni 2016 BULAN JULI Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Perguruan Tinggi BLU - Universitas Negeri Gorontalo tanggal 27-28 Juli 2016 yang menghadirkan narasumber Wika Harisa Putri, SE., SH., M.Sc.,MEI BULAN AGUSTUS pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Menggunakan Software Syncore BLUD - RSUD Selasih Kab. Palelawan Riau SEMINAR Sinkronisai Akreditasi dan Pengelolaan Kauangan BLUD Puskesmas & RSUD dengan menghadirkan 3 narasumber yang alhi dibidangnya dr.Tjahjono Kuntjoro,MPH,Dr.PH memaparkan materi mengenai Strategi Persiapan Akreditasi PUSKESMAS; dr. Bambang Haryatno, M.Kes menjelaskan materi mengenai Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan; dan Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak., CA materi mengenai Sinkronisasi Persiapan Akreditasi dan Pengelolaan BLUD Pelatihan Penyusunan SOP Keuangan BLUD Puskesmas - UPTD Puskesmas Dinkes Kab. Brebes tanggal 30-31 Agustus 2016 BULAN SEPTEMBER Pelatihan Manajemen Bangsal Keperawatan - RSUD Sanggau Kalimantan Barat tanggal 15-16 September 2016 dengan narasumber Rohayati Masitoh, S.Kep.,MM BULAN OKTOBER Pelatihan Penyusunan Penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) dan Laporan Keunagan Berbasis SAK BLUD Puskesmas Dinkes Kab. Boyolali tanggal 20-21 Oktober 2016 Pelatihan Penyusunan rencana Bisnis Anggaran (RBA) dan Laporan Keuangan Berbasis SAK BLUD Puskesmas - Dinkes Kab. Garut tanggal 6-7 Oktober 2016 Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) Badan Usama Milik Desa Kab. Bantul Yogyakarta Tahun 2016 tanggal 14 Oktober 2016 dengan narasumber Rudy Suryanto SE., M.Acc., Ak.,CA BULAN NOVEMBER Pelatihan dan Study Banding Akreditasi Puskesmas Dinkes. Kab Aceh Barat Daya 12-14 November 2016 dengan 5 narasumber yang ahli dalam bidang akreditais yaitu Rudy Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak.,CA; Eulis Dahniar, SKM.,M.Kes; Iwa Kartiwa, SKM; Yana Supriatna, SKM; dr. Hj. Inge Andriani
Pada tanggal 15-16 Januari 2016, PT. Syncore Indonesia menyelenggarakan acara pelatihan yang bertemakan “Pelatihan Paradigma Baru SPI Sesuai SPIP dan Perencanaan Audit Internal Berbasis Resiko”. Acara pelatihan diselenggarakan di Ruang Jatayu Hotel Grage Ramayana, Jl. Sosrowijayan 33 Malioboro Yogyakarta. Peserta pelatihan merupakan staf dari RSUD Selasih Kab. Pelelawan Riau. Pelatihan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya seperti Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak., CA; Andri Yandono, SE., MM; dan dr. Gandung Bambang Hermanto. Tujuan diselenggarakan acara Pelatihan Paradigma Baru SPI Sesuai SPIP dan Perencanaan Audit Internal Berbasis Resiko, diharapkan peserta pelatihan : 1.Mampu memahami tugas pokok dan fungsi SPI BLUD2.Mampu memahami ruang lingkup dan kompetensi SPI 3.Mampu memahami sistematika pembentukan SPI4.Mampu memahami perencanaan penugasan SPI5. Memahami prosedur & teknik review dan audit keuangan internal 6.Memahami penyusunan kertas kerja dan pelaporan temuan7.Memahami cara mereview kinerja BLUD8.Memahami tentang temuan Hari Pertama – Sesi Pertama Hari pertama pelatihan di mulai pukul 09.15 WIB yang di isi oleh narasumber Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak., CA, akademisi dan dosen. Beliau menyampaikan mengenai materi pengelolaan keuangan BLUD, tugan pokok dan fungsi SPI BLUD. Pokok bahasan yang disampaikan oleh narasumber adalah pengelolaan keuangan BLUD dan tupoksi SPI, kompetensi dan ruang lingkup SPI, pedoman unit internal dan rencana tahunan, pedoman audit dan teknik pemeriksaan, penyusunan kertas kerja dan pelaporan temuan prosedur review laporan keuangan, analisis dan pembahasan temuan, dan yang terakhir adalah pelaporan. Di awal sesi pelatihan, Bapak Rudy menyampaikan mengenai Kelembagaan BLUD yang disambung tentang SPI. SPI merupakan unit kerja yang berkedudukan langsung dibawah pimpinan BLU yang bertugas melaksanakan pemeriksaan intern BLU. SPI bertugas memberikan opini dan rekomendasi. Tujuan dibentuk SPI adalah membantu pimpinan BLU dalam hal 3K (Keuangan, Kinerja, Kepatuhan). SPI membantu BLUD untuk melakukan pengawasan BLUD. Output atau hasil dari SPI adalah dokumen atau laporan. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menjelaskan mengenai roadmap penguatan SPI BLUD. Pembentukan SPI bertujuan untuk mengesahkan internal audit charter dan menyusun internal audit guide. Setelah narasumber menerangkan mengenai BLUD dan SPI. Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab. Berikut petikan tanya jawab antara peserta dan narasumber:Siapa saja yang dapat menjadi SPI? SPI beranggotakan minimal 2 orang yaitu ketua dan sekertaris. Idealnya ketua tidak merangkap pekerjaan dan hanya menjadi SPI saja. Pemilik BLU, pimpinan BLU dan Dewan Pengawas tidak dapat menjadi SPI. Namun anggota dapat diperbantukan oleh pengelola teknis dan pengelola keuangan, akan tetapi tidak dapat memeriksa bagianya sendiri. Bagaimana apabila SPI tidak ada?Apabila SPI tidak ada maka di buatkan tim dan ada penugasan audit atau review, minimal terdapat 3K (Keuangan, Kepatuhan, Kinerja). Apakah BPKP yang mereview dokumen?Iya, memang sudah menjadi tupoksi BPKP untuk mereview dokumen karena BPKP adalah auditor internal pemerintah. Di dalam peraturan MENKEU untuk menggunakan dana awal tahun atau SILPA harus mengetahui pimpinan rumah sakit atau Dewan Pengawas, apabila belum memiliki Dewan Pengawas maka bagaimana?Apabila belum memiliki Dewan Pengawas maka harus di ketahui oleh Bupati. Apabila menggunakan saldo awal tahun apakah masuk pada ambang batas dan apakah harus di pisah pencatatan ambang batas tersebut?Ambang batas mengacu pada PNBP karena tidak mempunyai Dewan Pengawas maka harus dibuatkan Perbub untuk memayungi penggunaan dana awal tahun tersebut. Pencatatan harus dipisah kenapa menggunakan dana awal tahun. Apakah 3K (Keuangan, Kepatuhan, Kinerja) dapat ditugaskan oleh orang yang di luar rumah sakit?Sebuah fungsi boleh memakai dari pihak luar. Hari pertama pelatihan berakhir pukul 15.11. WIB. Pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta mengaku puas dengan pemaparan materi dan pelatihan yang diselenggarakan oleh PT. Syncore Indonesia. Harapan setelah mengikuti pelatihan, peserta bisa segera membentuk tim SPI RSUD dan mengapikasikan ilmu yang didapat selama pelatihan. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUD Software BLUdanBLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id