PT. Syncore Indonesia kembali dipercaya untuk menyelenggarakan pelatihan yang bertemakan “Pelatihan Penyusunan RBA & Laporan Keuangan SAK” yang sebelumnya pernah diselenggarakan SYNCORE dengan pelatihan yang sama dari instansi Dinkes Garut yang ikuti oleh 74 peserta dari 19 Puskesmas. Pelatihan Dinkes Boyolali ini diselenggarakan di Ki Pengging Ballroom Hotel Gambir Anom Solo selama 2 hari dari tanggal 20-21 Oktober 2016. Kegiatan tersebut di ikuti oleh seluruh puskesmas di seluruh Kabupaten Boyolali sebanyak 132 peserta dari 29 Puskesmas yang terdiri dari kepala puskesmas, bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran dan pejabat lainya. Peserta puskesmas tersebut antara lain adalah 1.Puskesmas Ampel II2.Puskesmas Andong3.Puskesmas Banyudono II4.Puskesmas Boyolali I5.Puskesmas Boyolali II6.Puskesmas Boyolali III7.Puskesmas Cepogo8.Puskesmas Karang Gede9.Puskesmas Kemusu I10.Puskesmas Klego II11.Puskesmas Mojosongo12.Puskesmas Musuk I13.Puskesmas Sawit I14.Puskesmas Selo15.Puskesmas Wonosegoro I16.Puskesmas Wonosegoro II17.UPTD Puskesmas Ampel 118.UPTD Puskesmas Banyudono I19.UPTD Puskesmas Juwangi20.UPTD Puskesmas Kemusu II21.UPTD Puskesmas Klego I22.UPTD Puskesmas Musuk II23.UPTD Puskesmas Ngemplak24.UPTD Puskesmas Nogosari25.UPTD Puskesmas Sambi I26.UPTD Puskesmas Sambi II27.UPTD Puskesmas Simo28.UPTD Puskesmas Teras29.Puskesmas Sawit IIPelatihan di narasumberi oleh akademisi BLUD sekaligus Dosen, Bapak Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak dan Direktur PT. Syncore Indonesia sekaligus akademisi BLUD, Bapak Niza Wibyana Tito, S. Kom. Acara dibuka oleh Sekertaris DPPKAD Kab Boyolali, Purnawan Raharjo, S.Pd, MM, Kepala Dinas Kabupaten Boyolali, dr. Ratri Salasatul Survivatina, MPA. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/Non BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Standar Penilaian Modul Audit Berbasis Resiko terdiri dari dua poin penting, yaitu kompeensi dan elemen penilaian. Pembahasan untuk masing-masing kompetensi adalah sebagai berikut:a.Struktur dan Anatomi Laporan KeuanganPada bagian kompetensi ini, terdapat 5 kompetensi penting dengan masing-masing elemen penilaiannya. Pembelajaran diukur berdasarkan apakah peserta didik bisa mengerjakan elemen-elemen penilaian. Model pembelajaran adalah diskusi kelas dengan mencermati bukuAudit Berbasis Risiko bagian satu (Audit Rumah Sakit Audit dan Non Audit Tahun 2015) yang masih terdapat kekurangan pada bagian cash-flow Non Audit 2015. Tujuan pembelajaran adalah mahasiswa mengetahui laporan keuangan mendapatan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sesuai dengan standar akuntansi di Indonesia. b.Analisa Laporan Keuangan dan Penentuan Akun SignifikanTujuan pembelajaran adalah agar mahasiswa mengetahui apakah rumah sakit terkait dapat dinilai sehat atau tidak. Masih diperlukan adanya perbaikan pada modul kunci jawaban, yakni penambahan ilustrasi untuk naik turunnya akun. Mahasiswa diarahkan untuk dipahamkan ke transaction base terlebih dahulu sebelum ke basis risiko. c.Uji Substantif Kas dan Konsep Prosedur dan AsersiSalah satu kompetensi yang dibahas adalah mengenai persiapan audit. Persiapan audit yang dilakukan antara lain:-Per Book WTB (teknik index silang)-Jumlah secara menurun-mendatar-Index kertas kerjaMahasiswa diarahkan untuk tidak melihat halaman, tapi melihat index.-Program auditUntuk tahap penyelesaian audit, terdapat dua poin penting yaitu:-Memo Memo berisi kesimpulan audit-Paraf dan TanggalParaf dan tanggal merupakan hal yang sangat penting sebagai pertanggungjawaban audit pada section terkait. d.Analisa RisikoTujuan dari kompetensi ini adalah mahasiswa mampu menganalisa risiko bisnis terkait dengan klien. Kemampuan mahasiswa dalam analisis risiko misalnya adalah mampu menjawab pertanyaan berikut:-Akun-akun apa yang terdapat pada BPJS?-Apa saja risiko yang mungkin terjadi pada rumah sakit terkait dengan BPJS? Misalnya piutang tidak tertagih, rumah sakit tidak dapat mengklaim pendapatan atau tidak diberi secara penuh dari BPJS.Risiko diatas kemudian digolongkan menjadi dua, yaitu resiko bisnis (piutang tidak tertagih) dan risiko pengendalian (resiko ketika SPI tidak berjalan).Proses identifikasi risiko bisnis bisa menggunakan metode sebagai berikut:IdentifikasiPengukuran Risiko Bisnis Meningkatkan piutang tidak tertagih Risiko Pengendalian H Tidak ada verifikasi dari manajer sebelum klaim BPJS Penyelesaian Audit H H e.Uji Substantif Piutang sebagai Salah Satu Akun SignifikanBerdasarkan buku audit bagian satu, pada kompetensi ini mahasiswa melakukan kegiatan vouching (membandingkan dokumen dengan angka, tanggal, dan nama customer) dengan tujuan apakah benar bahwa transaksi itu adalah piutang, dan telah diakui pada periode terkait? Jika setelah dilakukan vouching hasilnya sama, maka diberikan tickmark “?”.Hal yang perlu diingat adalah setiap akan masuk ke audit, akan selalu melalui tahap persiapan audit (index silang, dll).Pada kunci audit masih terdapat kekurangan, yaitu perlu ditambahkan umur piutang. f.Penjelasan Analisa Risiko Alur Pengadaan dan Pengeluaran dan Akun Signifikan PersediaanPada kompetensi ini, terdapat kegiatan stock opname, yaitu komparasi (perbandingan) antara hasil (data lapangan) dengan data stock opname. Mengenai akun signifikan, kriterianya adalah sebagai berikut:-Mengalami increase/decrease lebih dari 20%-Lebih tinggi dari materialitas tingkat akun (misalnya materialitas tingkat akun telah ditentukan sebesar Rp. 46.000.000,- maka jika terdapat angka yang lebih dari materialitas tingkat akun tersebut, disebut sebagai akun signifikan)-Apakah akun terkait adalah akun berisiko atau tidak. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/Non BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Proses Pertama Perencanaan Kinerja dan AnggaranSistem Informasi Penganggaran Output/Hasil: RDPOutlineRBARAPARKAKLSP4 Proses KeduaPelaksanaan & Pertanggungjawaban Keuangan Sistem Informasi KeuanganOutput/Hasil: BKKSPPSPTBRincian BelanjaRekap PajakKartu KendaliSPUM Rekap SPUMBukti Panjar Kerja Proses Ketiga Proses Pencatatan dan Pelaporan Keuangan Sistem Informasi AkuntansiOutput: LRA/Aktifitas Neraca Arus Kas Proses KeempatProses Pelaporan Kinerja Lakip OnlineOutput LAKIP (Bahasa Analisa Bab 2)Penetapan Kinerja (PK)Pengukuran Penetapan Kinerja Monev sisuai pemendiknas nomor 18 tahun 2011 Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Rencana Kegiatan Anggaran (RKA)?Menganggarkan Rencana Kegiatan?Struktur Anggaran : Kelompok, Jenis, Objek, Rincian Objek dst?Belanja terinci di DPA?Ketat, perubahan plafon dan geser dengan perubahan Rencana Bisnis Anggaran (RBA)?Menganggarkan Rencana Bisnis?Struktur Anggaran :* Operasional (Yan & Adm)* Non Operasional?Di DPA hanya tingkat JenisFleksibel dapat melebihi flafon dan boleh geser Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Rencana Bisnis Anggaran (RBA) disusun berpedoman pada Renstra Bisnis BLUD.Penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) di susun berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:a. berbasis kinerja, b. perhitungan akuntansi biaya c. kebutuhan pendanaan d. kemampuan pendapatan dari masing-masing sumber Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
PT. Syncore Indonesia menyelengarakan workshop yang bertemakan “Workshop Modul Audit Berbasis Risiko” pada Sabtu, 15 Oktober 2016. Workshop di ikuti oleh 5 peserta yang terdiri dari dosen dan asisten dosen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini di laksanakan di gedung Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Acara dinarasumberi oleh Akademisi Konsultan BLUD dan Dosen, Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak. Pada pembukaan acara Bapak Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak menjelaskan materi mengenai Bapak Rudy Suryanto selaku pemateri memaparkan materi mengenai standar penilaian Modul Audit Berbasis Risiko.Standar penilaian modul Audit Berbasis Resiko terdiri dari dua poin penting, yaitu kompensi dan elemen penilaian. Pembahasan untuk masing-masing kompetensi antara lain struktur dan anatomi laporan keuangan, analisa laporan keuangan dan penentuan akun signifikan, uji substantif kas dan konsep prosedur dan asersi, analisa resiko, uji substantif piutang sebagai salah satu akun signifikan, penjelasan analisa resiko alur pengadaan dan pengeluaran dan akun signifikan persediaan. Rencana tindak lanjutdiadakan workshop Modul Audit Berbasis Resiko sesi kedua dan diadakan workshop SPI di Bulan Desember 2016. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/Non BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
PT. Syncore Indonesia menyelengarakan kegiatan yang bertemakan “Focus Group Discuss BUMDES-PMD” pada Jum’at, 14Oktober 2016. Kegiatan ini di ikuti oleh 62 peserta yang terdiri dari 24 desa di seluruh Kabupaten Bantul, Kegiatan ini juga dihadiri oleh PMD Kabupaten Bantul, Wakil Bupati Kabupaten Bantul dan PT Bank BNI yang di laksanakan di Gedung Prasamya, Kantor Bupati Kabupaten Bantul. Acara dinarasumberi oleh Akademisi Konsultan BLUD dan Dosen, Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak. Pada pembukaan acara Bapak Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak menjelaskan materi mengenai Pengantar seputar BUMDES serta diskusi mengenai BUMDes yang sudah berjalan dan kendala yang dihadapai baik eksternal maupun internal. Beberapa perwakilan dari desa mengemukakan kondisi desa mereka, diantaranya:Desa MurtigadingSudah memiliki BUMDes yang bergerak dibidang Tata Boga, namun AD/ART belum disahkan. Selama ini Desa Murtigading mencari supplier dari berbagai desa dan menerima pesanan snack dalam partai besar dan kecil baik dari desa, pemerintah daerah dan masyrakat. Kendalanya adalah kesulitan membuat usaha yang menguntungkan sehingga dapat mengaji karyawan.Desa GuwosariDesa guwosari sadar akan potensi yang ada, maka sejak September sudah memiliki BUMDes dan sudah mengelola AD/ART. Desa Guwosari sudah menjalankan simpan pinjam, pengumpulan sampah dan Niaga.Desa DlingoBelum bentuk BUMDes namun sekarang masih dalam proses mempersiapkan masyarakat. Mereka sadar akan potensi Desa Wisata. Selain itu gedung BUMDes sudah disiapkan dan dibulan November akan louncing gerai UMKM.Desa WonokromoDesa Wonokromo sudah memiliki BUMDes “Pasar Desa” dan sedang dalam perkembangan dan akan terus digali dan dimaksimalkan.Desa Srimartani Sedang merancang Perdes, dan siap menerima bimbingan. Desa ini sudah mengelola sampah, air minum dan bumi perkemahan.Desa SidomulyoBelum mempunyai BUMDes namun dibulan November sudah akan dilaksanakan dan sedang mencari SDM sebagai manager dan unit pelaksana dimana Desa Sidomulyo sudah memiliki kios dan saat ini sedang mempersiapkan SDM untuk kursus dalam membuat produk dan pengolahan sampah.Desa MuntukMemiliki potensi wisata nasional dan internasional, selain itu koperasi simpan pinjam juga memiliki dana bergulir.Kecamatan SandenDesa-desa di kecamatan Sanden sudah dioptimalkan, sudah aktif dalam mengolah namun belum terbentuk Perdes. Desa Gadingsari potensi wisata dan pengolahan sampah namun belum ada komunikasi lebih lanjut mau dibentuk seperti apa.Untuk mengatasi masalah tersebut, PT. Syncore Indonesia menawarkan paket pendampingan:1. Studi Kelayakan2. Pendampingan penyusunan AD/ART3. Pelatihan Pengelolaan BUMDes4. Pendampingan penyusunan Renstra, Pola Tata kelola, SOP dan Anggaran5. Pembuatan Website6. Implementasi systemLangkah selanjutanya PT. Syncore Indonesia akan melakukan pemetaan BUMDES di desa-desa Kabupaten Bantul. Pemetaan tersebut akan digunakan sebagai data untuk mengetahi potensi desa. Untuk membaca lebih detil mengenai Tahapan Pendirian BUMDES, termasuk download contoh-contoh laporan bisa lihat artikel berikut :http://bumdes.id/tahapan-pendirian-bumdesDownload materi terlengkap tentang BUMDES dihttp://bumdes.id/downloads/KontakKonsultasi Rudy SyncoreCP 081-2299-111-97 /Diana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.bumdes.id
Biaya BLUD dibagi menjadi 2 bagian, yaitu biaya operasional dan biaya non operasional.Biaya operasionalmencakup seluruh biaya yang menjadi beban BLUD dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi. Biaya operasional seperti pelayanan, umum dan administrasi.Biaya non operasional mencakup seluruh biaya yang menjadi beban BLUD dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi. Biaya administrasi non-operasional seperti bunga, administrasi bank, kerugian penjualan asset tetap, kerugiaan penurunan nilai. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id
Sistem dan Prosedur Pengajuan Pengesahan Pendapatan dan Belanja BLUD adalah dalam rangka melakukan pengesahan atas pendapatan dan belanja BLUD yang terdiri dari Laporan Pendapatan, Laporan Biaya, Laporan Operasional, dan Laporan Arus Kas BLUD oleh Kuasa Bendahara Umum Daerah setiap bulannya.Pihak terkait antara lain:?SKPD/BLUD?SKPKD/Biro Keuangana. Bagian Perbendaharaanb. Bagian Akuntansi Alur ProsedurPengajuan Pengesahan Pendapatan dan Belanja BLUD1. SKPD/BLUD menyampaikan SP3B BLUD sebanyak 4 (empat) rangkap, dengan dilampiri Surat Pernyataan Tanggungjawab (SPTJ BLUD) yang ditandatangani oleh Pemimpin BLUD, Laporan Pendapatan, Laporan Biaya, Laporan Operasional dan Laporan Arus Kas kepada Kepala Biro Keuangan. 2. Bagian Akuntansi melakukan verifikasi dan memeriksa semua kelengkapan pengajuan SP3B BLUD. 3. Setelah lengkap dan benar, Bagian Akuntansi meneruskan pengajuan tersebut kepada Bagian Perbendaharaan. 4. Bagian Perbendaharaan selaku Kuasa BUD selanjutnya menerbitkan SP2B BLUD sebanyak 4 (empat) rangkap, dan mendistribusi : a. Lembar 1 kepada SKPD/BLUD; b. Lembar 2 kepada Bagian Akuntansi; c. Lembar 3 dan 4 sebagai Arsip di Bagian Perbendaharaan. 5. Bagian Akuntansi melakukan pencatatan dalam Sistem Informasi Keuangan Daerah. Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore DisiniDownload Materi BLU/BLUDSoftware BLU/BLUD Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi: Rahmadani LutfiawatiCP: 082 274 900 800 / fia@syncoreconsulting.comDiana Septi ACP: 0877 38 900 800 /training@syncore.co.idTelepon Kantor: 0274 – 488 599Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id