ARTIKEL

Artikel
Syncore Indonesia

Pelatihan Pelaporan Keuangan berbasis PSAK ETAP untuk PKBL

Pelatihan Pelaporan Keuangan berbasis PSAK ETAP untuk PKBL

Pada bulan Juli 2012, Bp Rudy Suryanto, Managing Director diundang menjadi salah satu pembicara dalam Pelatihan Pelaporan Keuangan berbasis PSAK ETAP untuk PKBL. PKBL atau Program Kemitraan Bina Lingkungan adalah suatu fungsi yang dibentuk oleh BUMN untuk menjalankan kewajiban BUMN dalam menyalurkan 2% dari laba bersihnya untuk program CSR. Program tersebut berupa pinjaman lunak dengan bunga 6% per tahun. Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas fungsi tersebut maka unit PKBL harus menyusun laporan keuangan yang diaudit oleh pihak independen. Mengingat unit PKBL tersebut merupakan unit yang tidak bertujuan untuk mencari profit maka standar keuangan yang harus diacu adalah PSAK no 45 Revisi 2011 untuk Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba. Namun karena ada transaksi-transaksi khusus yang tidak diatur di PSAK no 45 tersebut maka unit PKBL juga harus mengacu pada PSAK ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik). Kedua PSAK tersebut relatif baru dan efektif mulai diterapkan pada tahun 2012. Sehingga untuk tutup buku tahun ini semua unit PKBL harus mencatat dan melaporkan transaksi keuangan sesuai dengan PSAK no 45 dan PSAK ETAP agar bisa mendapatkan opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dari hasil diskusi selama pelatihan, yang diikuti kurang lebih 30 perwakilan dari Unit PKBL di seluruh Indonesia, ada beberapa permasalahan di lapangan yaitu: Bagaimana memisahkan dan mencatat aset terikat dan aset tidak terikat? Bagaimana menghitung cadangan kerugian piutang mitra binaan? Bagaimaan mencatat kelebihan angsuran untuk pengembalian dari mitra binaan? Bagaimana perlakuan perpajakan dari transaksi PKBL apakah dilaporkan sendiri atau menginduk ke BUMN? Bagaimana memperlakukan pengalihan dana dari unit PKBL yang lain? Pada pelatihan tersebut dibahas tuntas masalah-masalah diatas dan dilanjutkan dengan simulasi pencatatan transaksi keuangan PKBL dengan menggunakan software. Mengapa menggunakan software? Karena dengan semakin banyaknya transaksi yang ada para pengelola PKBL merasa kesulitan untuk mengeloa transaksi yang berjumlah ribuan tersebut. Sehingga pada kesempatan tersebut Bp Rudy Suryanto juga mendemokan SYNCORE Genio, software akuntansi yang dikembangkan oleh PT SYNCORE Indonesia, untuk mencatat transaksi unit PKBL. Salah satu fitur yang sangat membantu adalah fitur template transaksi dimana staff keuangan bisa menyimpan jurnal-jurnal yang biasa dipakai kedalam system sehingga mempercepat proses. Pelatihan tersebut kemudian diakhiri dengan pertukaran kontak untuk kerjasama lebih erat lagi di masa mendatang, terutama dalam memecahkan masalah akutansi dan keuangan unit PKBL.

Software Akuntansi UKM - SYNCORE GENIO

Software Akuntansi UKM - SYNCORE GENIO

Saat ini di Indonesia diperkirakan ada kurang lebih 50juta unit bisnis mikro kecil dan menengah (UMKM). Unit bisnis tersebut mampu menyerap 98% tenaga kerja di Indonesia dan menyokong lebih dari 50% pendapatan bruto republik ini. Sehingga bisa disimpulkan bahwa peran UKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia sangat signifikan. Namun demikian kurang lebih hanya 500ribu yang dari 50 juta atau hanya 1% UKM yang memiliki badan hukum dan dikelola dengan professional. Masalah lain yang membelit UKM adalah tingginya tingkat kegagalan usaha, terutama untuk UKM pemula (Start Up). Apabila kita mencermati statistik perkembangan UKM maka setiap tahun rata-rata ada penambahan UKM baru sekitar 1.2 juta unit, namun kalau kita cermati lebih jauh ternyata tidak ada perubahan signifikan di UKM golongan kecil dan menengah. Hal ini patut menjadi keprihatinan kita bersama karena di satu sisi UKM bertambah 1.2 juta unit per tahun, tetapi disisi lain ratusan ribu UKM bangkrut setiap tahun. Hal ini senada dengan hasil penelitian bahwa 95% dari UKM gagal melewati 5 tahun pertama. Oleh karena itu SYNCORE Consulting merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi dalam menurunkan tingkat kebangkrutan UKM. Berdasarkan hasil penelitian kendala klasik UKM dalam menjalankan usahanya adalah: kurangnya kesesuain (terjadinya mismatch) antara dana yang tersedia yang dapat diakses oleh UKM karena tidak adanya pendekatan yang sistematis dalam pendanaan UKM Biaya transaksi yang tinggi, yang disebabkan oleh prosedur kredit yang cukup rumit sehingga menyita banyak waktu sementara jumlah kredit yang dikucurkan kecil kurangnya akses ke sumber dana yang formal, baik disebabkan oleh ketiadaan bank di pelosok maupun tidak tersedianya informasi yang memadai bunga kredit untuk investasi maupun modal kerja yang cukup tinggi banyak UKM yang belum bankable, baik disebabkan belum adanya manajemenkeuangan yang transparan maupun kurangnya kemampuan manajerial dan Finansial kurangnya pengetahuan atas teknologi produksi dan quality control yang disebabkan oleh minimnya kesempatan untuk mengikuti perkembangan teknologi serta kurangnya pendidikan dan pelatihan kurangnya pengetahuan atcan pemasaran, yang disebabkan oleb terbatasnya informasi yang dapat dijangkau oleh UKM mengenai pasar, selain karena keterbatasan kemampuan UKM untuk menyediakanproduk/ jasa yang sesuai dengan keinginan pasar keterbatasan sumber daya manusia (SDM) secara kurangnya sumber daya untuk mengembangkan SDM2 kurangnya pemahaman mengenai keuangan dan akuntansi Kami mencoba mengurai permasalahan diatas dan mencari benang merah dan akar masalah terjadinya masalah-masalah diatas. Kesimpulan dari penelitian kami, masalah-masalah tersebut berakar pada tiga masalah pokok UKM yaitu: Tidak ada konsep bisnis tertulis baik berupa business plan, anggaran maupun SOP Tidak adanya system yang mendukung baik manual maupun terkomputerisasi Tidak adanya SDM yang kompeten Sehingga sesuai dengan keahlian utama kami yaitu dalam bidang akutansi dan teknologi informasi maka kami merancang sebuah software akuntansi yang kami sebut SYNCORE GENIO. Syncore Genio ini adalah software akuntansi yang sangat sederhana namun telah bisa menghasilkan laporan lengkap yaitu berupa: Laporan Neraca Laporan Laba Rugi Laporan Neraca Saldo Laporan Penjualan Laporan Buku besar Laporan buku kas / bank Laporan rincian biaya per periode, per unit, per proyek dll SYNCORE Genio ini kami rancang untuk memenuhi kebutuhan UKM, dimana dibutuhkan software yang sangat praktis. Kepraktisan software ini adalah dikembangkan dengan logika kas masuk dan kas keluar. Artinya tidak banyak kesulitan bagi UKM untuk langsung memakai software ini karena pengoperasian semudah membuat kuitansi dan mencatat di buku kas. Salah satu kelebihan dari software ini adalah adanya template jurnal. Transaksi-transaksi yang terjadi berulang bisa disimpan ke dalam template jurnal, sehingga kita hanya perlu mengupdate jumlah rupiah dan tanggal saja. Silahkan download demo dan pedoman penggunaan disini !

Software Akuntansi Lengkap, Terpadu dan Bergaransi!

Software Akuntansi Lengkap, Terpadu dan Bergaransi!

Perkembangan bisnis terus terjadi, persaingan semakin keras dan teknologi semakin maju, sehingga mau tidak mau perusahan anda harus terus menerus belajar dan menyesuaikan diri. Salah satu aspek yang tidak bisa dilewatkan adalah pembaharuan dalam bidang teknologi informasi untuk pengelolaan keuangan. Saat ini mungkin anda sudah menggunakan software untuk mencatat transaksi yang terjadi, namun pertanyaannya apakah software anda tersebut masih sesuai dengan perkembangan bisnis saat ini? Memang ada banyak sekali software yang ditawarkan diluar sana, namun hal terpenting dalam implementasi software di perusahaan adalah faktor manusia bukan faktor software tersebut. Apa artinya? Kami sering menemukan kegagalan implementasi software di perusahaan disebabkan bukan karena software tersebut jelek, tetapi karena prasyarat untuk implementasi software tersebut tidak terpenuhi yaitu: Adanya SOP / Pedoman Pelaksanaan Pekerjaan Adanya SDM yang kompeten dan berkomitmen Adanya maintenance atau perawatan rutin terhadap hardware maupun software yang digunakan Oleh karena itu kami memiliki keunggulan dan keunikan dibanding penyedia software yang lain yaitu kami memiliki konsultan-konsultan yang handal dan trainer untuk menyiapkan SOP dan memberikan pelatihan kepada SDM untuk tatacara kerja maupun penggunaan software. Kita harus menyadari bahwa software hanyalah salah satu alat dari seperangkat alat yang dibutuhkan untuk menyusun laporan keuangan. Pendekatan kami tersebut terbukti berhasil! Memang membutuhkan waktu yang relatif lebih lama, tetapi tingkat keberhasilannya lebih tinggi. Hal yang paling susah dalam implementasi software bukan mengembangkan atau memasang (install) tetapi bagaimana membuat staff mau menggunakan software tersebut. Sehingga diperlukan suatu pendekatan yang tepat untuk memotivasi dan melatih SDM untuk bisa mengoptimalkan penggunaan software tersebut. Software keuangan yang kami gunakan adalah SYNCORE PRO. Software ini dikembangkan kurang lebih selama 1 tahun dan telah diuji di lebih dari 10 klien secara parallel, sehingga sudah layak untuk digunakan secara massal. Meskipun demikian kami terus memperbaiki dan mengembangkan fitur-fitur dari SYNCORE PRO sehingga saat ini sudah memasuki versi 3.0. Kelebihan dari Software ini adalah Pengembang lokal namun fitur-fiturnya tidak kalah dengan software akuntansi dari luar negeri Pengembang lokal sehingga sesuai dengan kharakteristik pembukuan dan perpajakan di Indonesia Pengembang lokal dengan support after sales (purna jual) yang terjamin (bergaransi) Menyediakan fitur-fitur yang bisa dicustom / disesuaikan dengan proses bisnis anda Tidak membutuhkan hardware yang mahal, cukup PC dengan prosesor core 2 duo. Sesuai dengan proses bisnis standar atau Standard Operating Procedure Sangat mudah digunakan (user friendly) Terus menerus dikembangkan dan user mendapatkan free update apabila ada pengembangan baru. Bersifat terbuka, artinya bisa mengimport data dari berbagai sumber asal berbentuk Excell atau CSV Namun hal yang terpenting adalah dibelakang software tersebut ada team konsultan yang sudah sangat berpengalaman dalam memecahkan masalah akuntansi perusahaan. Sehingga apabila anda ada masalah terkait kebijakan atau standar akuntansi maka anda akan bertemu orang yang tepat. Software ini juga memiliki kemampuan yang unik dalam hal sinkronisasi data, sehingga cocok untuk usaha yang memiliki banyak cabang di berbagai lokasi. Dengan fitur sinkronisasi data tersebut, masing-masing cabang tetap bisa mengoperasikan software secara offline / desktop, namun setiap akhir hari data-data mereka akan di sinkronisasi ke server pusat. Menurut ujicoba kami tidak diperlukan kecepatan internet tinggi untuk melakukan sinkronisasi tersebut. Modul-modul yang ada di SYNCORE PRO sudah dirancang sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk perusahaan kecil maupun besar. Untuk perusahaan kecil modul-modul yang ada bisa tidak diaktivkan sehingga tetap praktis. Setting unit organisasi, proyek, departemen dibuat bisa berjenjag (tree ) dan tidak terbatas. Setting harga bisa dibuat lima level. Setting COA maksimal 20 digit. Setting laporan bisa bervariasi sesuai kebutuhan. Apabila anda pingin tahu lebih jauh bisa download brosur kami disini !

Pelatihan Audit Internal untuk Perguruan Tinggi

Pelatihan Audit Internal untuk Perguruan Tinggi

Pada tanggal 16 sd 17 Juli 2012 bertempat di Jogja Plaza Hotel telah dilaksanakan Pelatihan Audit Internal untuk Perguruan Tinggi. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan kepada Bagian Keuangan Perguruan Tinggi dalam melaksanakan Audit Internal. Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan mencakup tema Bagaimana cara membentuk Satuan Audit Internal ? Bagaimana melakukan perencanaan Audit? Bagaimana menggunakan analisa resiko untuk menentukan area prioritas? Bagaimana menggunakan analisa resiko untuk merancang program audit? Bagaimana melakukan prosedur Audit untuk pos Neraca? Bagaimana melakukan prosedur Audit untuk Pos Laba Rugi? Bagaimana menindaklanjuti temuan audit? Bagaimana menyusun laporan Audit? Peserta selama dua hari sangat antusias karena pelatihan ini mengkombinasikan pemahaman dan simulasi . Peserta di hari kedua diberikan kasus-kasus untuk dipecahkan. Komentar dari peserta antara lain : Alhamdulillah dengan adanya training ini bertambah silaturahmi karena sosialisasi yang akrab seperti keluarga sendiri. Penyampaian materi mudah ditangkap dan semoga bisa kami adopsi dan aplikasikan (di institusi kami ) dengan baik -- Isni Somimah Pemaparan materi pelatihan sangat sistematis sehingga mudah dipahami dan pengalaman dari pemateri sudah cukup jam terbangnya -- Tatang Alhamdulillah, Pelatihan Audit Internal keuangan perguruan tinggi sudah terlaksana, berkat kerjasama dengan PT SYNCORE INDONESIA, mudah-mudahkan hasil pelatihan ini bisa kami terapkan khususunya di Politeknik Indramayu, Terimakasih --- Sami Maulana Hadi, Kepala Bagian Keuangan Politeknik Indramayu Pelatihan Audit Internal untuk Perguruan Tinggi ini akan diadakan lagi di bulan September 2012 di Minggu pertama. Silahkan hubungi admin@syncore.co.id apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut.

Pelatihan Penyusunan SOP untuk Perguruan Tinggi

Pelatihan Penyusunan SOP untuk Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi saat ini menghadapi persaingan yang semakin ketat. Sehingga perguruan tinggi dituntut untuk terus membenahi kualitas pembelajaran dan manajemen internal. Salah satu upaya untuk menguatkan manajemen internal adalah dengan menyusun Standard Operating Procedures. Secara umum Standard Operating Procedures mencakup beberapa proses bisnis antara lain: 1. SOP Pelayanan Prima (Service Excellence) 2. SOP Keuangan 3. SOP Akademik 4. SOP SDM SOP Keuangan bertujuan untuk memastikan pencatatan dan pelaporan keuangan di Perguruan Tinggi mencapai standar kualitas pencatatan dan pelaporan keuangan yaitu: 1. Andal (didukung bukti-bukti yang valid) 2. Akurat (perhitungan matematis tepat) 3. Lengkap (semua transaksi dilaporkan) 4. Tepat Waktu (laporan keuagan selesai pada waktu yang ditetapkan) 5. Tepat Penyajian dan Pengungkapan (disajikan sesuai dengan PSAK) Sehingga kami merancang sebuah pelatihan dengan sasaran pimpinan perguruan tinggi, dosen, pemerhati atau pihak-pihak terkait dengan implementasi Good University Governance, dengan tujuan : 1. Memberikan pemahaman kepada peserta tentang proses bisnis di perguruan tinggi 2. Melatih peserta dalam melakukan pemetaan proses 3. Melatih peserta dalam mengidentifikasi kebutuhan dokumen dalam suatu rangkaian proses 4. Melatih peserta menggambarkan proses dalam bentuk flowchart dan narasi 5. Melatih peserta menyusun pemetaan proses dan dokumen kedalam sistematika SOP 6. Memberikan pemahaman atas dasar-dasar konsep Sistem Pengendalian Internal 7. Melatih peserta mengidentifikasi resiko dan memasang aktivitas pengendalian dalam proses Pembagian Sesi Materi Sesi 1 – Dasar Penyusunan SOP & Tata Kelola Sesi 2 – Penyusunan SOP alur pendapatan Sesi 3 – Penyusunan SOP Alur Pengeluaran Sesi 4- Simulasi Penyusunan SOP Sesi 5 – Penyusunan SOP Aktiva Tetap Sesi 6 – Penyusunan SOP Tutup Buku Sesi 7 – Simulasi Penyusunan SOP Sesi 8 – Penyusunan Laporan Penutupan Apabila anda tertarik atau membutuhkan info lebih lanjut bisa kontak admin@syncore.co.id ! Kami merencakan mengadakan pelatihan tersebut di bulan September 2012.

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sekolah atau Perguruan Tinggi

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sekolah atau Perguruan Tinggi

Aspek keuangan merupakan bagian penting dalam suatu unit kerja atau organisasi. Tertib pengelolaan keuangan akan berdampak positif terhadap sistem pengelolaan organisasi secara keseluruhan dalam proses pengambilan keputusan. Pengelolaan keuangan dalam suatu organisasi merupakan aspek penting untuk membangun tata kelola organisasi yang sehat dan kredibel. Amal usaha Muhammadiyah termasuk sekolah dan lembaga pendidikan lainnya telah berkembang cukup pesat baik jumlah maupun nilai asetnya sehingga membutuhkan pengelolaan yang baik agar dapat terwujud organisasi yang baik dan bermartabat. Untuk itu kami akan menyelenggarakan lagi training atau pelatihan pencatatan dan pelaporan keuangan yang bertujuan untuk : Sekolah atau Perguruan Tinggi dapat menyusun Rencana Anggran dan Rencara Realisasi Anggaran dengan baik Sekolah atau Perguruan Tinggi mampu menyusun laporan keuangan Sekolah atau Perguruan Tinggi mampu meningkatkan pengendalian internal Materi yang kami siapkan Penyusunan Anggaran Sekolah / Perguruan TInggi berbasis Kinerja Penyusunan Standar Anggaran Belanja Mutasi / Perubahan Anggaran Realisasi Anggaran Pencatatan Akuntansi Pelaporan Akuntansi Peningkatan Sistem Pengendalian Internal . Apabila anda tertarik atau membutuhkan informasi lebih lanjut, bisa kontak ke admin@syncore.co.id

Tanya Bisnis : Pembuatan Keputusan Efektif

Tanya Bisnis : Pembuatan Keputusan Efektif

Tanya Bisnis : Pengambilan Keputusan yang Efektif Tanya Bisnis : Pembuatan Keputusan Efektif [Bpk Radian] Saya memimpin sebuah perusahaan yang tengah berkembang pesat. Perusahaan saya bergerak di bidang IT dan terdiri dari anak-anak muda yang sangat potensial. Karena pesatnya perkembangan produk dan pemasaran kami, maka kami belum meluangkan cukup waktu untuk memperbaiki sistem internal kami. Hal yang menjadi masalah adalah kami di Direksi seringkali disibukkan dengan pengambilan keputusan yang bersifat mendesak karena tidak bisa di putuskan di level staff kami. Susahnya seringkali kami tidak punya waktu yang cukup dan data yang memadai untuk membuat keputusan-keputusan tersebut. Bagaimana kira-kira mengatasi masalah tersebut. [SYNCORE Consulting] Bpk Radian, sebelumnya kami ucapkan selamat karena perusahaan bapak maju pesat. Masalah yang timbul diatas bisa dilihat dari sisi positif, yaitu karena perusahaan bapak sedang melaju kencang, jadi wajar timbul masalah disana sini. Untuk membangun sistem pengambilan keputusan yang efektif ada beberapa hal yang patut dilakukan, yaitu Memisahkan masalah strategis dan operasional Direksi selayaknya lebih banyak terlibat dalam pengambilan keputusan masalah-masalah strategis daripada masalah-masalah operasional. Keputusan strategis adalah keputusan yang memberi dampak perusahaan di jangka panjang dan terkait dengan tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan. Oleh karenanya perlu adanya Rencana Strategis atau Strategic Plan sebagai acuan masalah-masalah strategis yang harus dipecahkan. Fokus utama Direktur adalah memastikan organisasi berjalan sesuai arah dan tahapan yang telah dicanangkan dalam Rencana Strategis. Membuat kuadran Penting – Mendesak Alat bantu pengambilan keputusan yang sangat sederhana namun berdampak besar adalah Kuadran Getting Things Done (GTD). Kuadran GRT membagi dua aspek dalam pengambilan keputusan yaitu apakah keputusan tersebut penting atau tidak penting. Penting atau Tidak Penting harus dilihat dari kacamata customer utama kita. Apa yang menurut customer utama kita penting, harusnya penting juga buat kita. Kuadran kedua adalah mendesak atau tidak mendesak. Apakah masalah itu harus diputuskan segera atau bisa ditunda. Gambar kuadran akan seperti dibawah ini: Masalah yang penting mendesak harus diputuskan saat itu juga, misalnya terjadi kerusakan di mesin produksi. Kalau tidak ada data diputuskan berdasarkan belief / keyakinan. Masalah yang penting tetapi tidak mendesak, misalnya rencana pembelian mobil baru, ditunda pengambilan keputusannya sampai data-data yang dibutuhkan mencukupi. Masalah yang tidak penting tetapi mendesak, contoh genting bocor, maka di delegasikan. Masalah yang tidak penting dan tidak mendesak, diabaikan. Standarisasi dan Delegasi Pengambilan keputusan selayaknya didokumentasikan dan keputusan-keputusan rutin atau keputusan yang bisa dicermati polanya harusnya di standarisasi dalam bentuk SOP. Setelah distandarisasi maka pengambilan keputusan tersebut bisa didelegasikan, dengan tetap memasang Sistem Pengendalian Internal sebagai pengaman. Semakin banyak keputusan yang bisa distandarisasi, misalnya keputusan untuk pembelian bahan baku, keputusan untuk pemberian bonus kinerja, keputusan untuk perencanaan produksi dan lain sebagainya, maka keputusan-keputusan tersebut akan bisa diputuskan lebih cepat, lebih berkualitas dan lebih mudah dipertanggungjawabkan. Apabila ini bisa berjalan maka pengambilan keputusan akan begeser dari by person menjadi by system. Evaluasi dan Monitoring Sistem pengambilan keputusan itu sendiri harus di monitor dari waktu ke waktu apakah masih relevan dan apakah terbukti efektif. Perbaikan terus menerus (continous improvement) perlu dilakukan supaya sistem pengambilan keputusan tersebut semakin hari semakin baik. Demikian kerangka yang bisa digunakan untuk pengambilan keputusan yang efektif. Semoga poin-poin diatas bisa membantu menyelesaikan masalah di Perusahaan bapak Radian, dan perusahaan lainnya yang membaca tulisan ini. Untuk kontak lebih lanjut bisa ke email rudy@syncoreconsulting.com atau follow twitter @rudysyncore. Terimakasih

Konsultasi Keuangan untuk UKM & Start Up

Konsultasi Keuangan untuk UKM & Start Up

Konsultasi Keuangan untuk UKM & Start Up SYNCORE Consulting memiliki pendekatan unik dalam memberikan layanan konsultasi kepada UKM dan Start Up. Pendekatan tersebut kami rangkum dalam SYNCORE GLOBAL METHODOLOGY yang didasarkan pada metodologi best practice seperti Good Corporate Governance, Value Chain dan Balanced Score Card. Pendekatan-pendekatan tersebut kami ramu sehingga aplikatif untuk menjawab permasalah di UKM dan Start Up di Indonesia. Pendekatan konsultasi keuangan kami menggabungkan solusi terintegrasi dari set up sampai dengan implementasi. Hal ini bisa dilakukan karena team kami terdiri dari konsultan-konsultan yang memiliki spesialisasi di bidang penyusunan SOP, coaching, dan implementasi system. System yang kami gunakan pun, yaitu SYNCORE PRO, adalah system yang kami kembangkan sendiri berdasarkan temuan-temuan kami di lapangan. Dengan menggabungkan konsultan, system integrator dan software developer kami dapat menurunkan tingkat resiko kegagalan implementasi system. Layanan kami secara penuh adalah sebagai berikut (cat. layanan berikut juga bisa diambil sebagai paket terpisah): 1. Assessment – untuk mengetahui kebutuhan klien, permasalahan dan gap dibidang pengelolaan dan pencatatan keuangan. 2. Set Up Keuangan – memberikan landasan yang kuat terhadap tata kelola keuangan dalam hal penentuan kebijakan keuangan, job desc terkait keuangan, pengkodean, format pelaporan dan format formulir. 3.SOP Keuangan – memberikan tata aturan terkait pengeloloaan dan pencatatan keuangan yang baik, meliputi penetapan Struktur Organisasi dan Tata Kelola, penetapan alur penjualan, alur pembelian, alur pengelolaan kas, alur persediaan, alur perhitungan HPP, alur penggajian, alur penetapan biaya-biaya, alur investasi, alur pendanaan dan alur pelaporan keuangan. SOP ini kami lengkapi dengan Juklak dan Juknis sehingga mudah untuk dioperasionalisasikan di lapangan. Fungsi utama SOP adalah untuk meningkatkan Sistem Pengendalian Internal untuk memastikan dokumen yang dihasilkan dari operasional perusahaan adalah valid, lengkap dan akurat. Data yang berkualitas tersebut adalah syarat dasar tersusunnya laporan keuangan yang berkualitas. 4. Manual Akuntansi - manual akuntansi menjelaskan prinsip pengakuan dan pengukuran dari masing-masing transaksi yang ada di perusahaan, sehingga staff keuangan tidak bingung dalam menentukan perlakuan dari masing-masing transaksi tersebut untuk diolah menjadi laporan keuangan baik secara manual maupun melalui system. Manual akuntansi ini terdi dari Standar Jurnal, Petunjuk pengisian formulir dan tata cara penyusunan laporan keuangan. 5. Coaching – proses untuk mengajarkan atau transfer knowledge dari konsultan kami ke staff klien, sehingga staff klien bisa melakukan proses penyusunan keuangan secara mandiri sesuai dengan Set Up, SOP dan Manual Akuntansi yang telah ditetapkan. 6.Monitoring – memastikan SOP bisa dijalankan oleh staff klien dan memberikan masukan untuk perbaikan berkelanjutan (continous improvement) atas SOP yang telah ditetapkan. 7.Implementasi System – membantu klien dalam melakukan implementasi system. Untuk paket terintegrasi kami menyarankan memakai Software keuangan kami yaitu SYNCORE PRO yang terbukti bisa menyesuaikan secara penuh dengan SOP keuangan standar. SYNCORE PRO kami berikan secara gratis apabila klien memilih paket komplit Konsultasi Keuangan. 8.Audit Internal – audit internal kami lakukan sebagai mekanisme untuk jaminan mutu (quality assurance) atas konsep, set up, SOP, manual akuntansi dan system akuntansi untuk memastikan kesemuanya itu telah memenuhi kebutuhan klien. Dengan rentang pengalaman kami di berbagai industri kami yakin bahwa kami bisa memberikan value/manfaat penuh pada klien. Hal ini terbukti, dari umur perusahaan kami yang masih muda, namun sudah banyak perusahaan yang menaruh kepercayaan kepada kami untuk mengelola aspek keuangan mereka. kontak kami di : nurhadi@syncoreconsulting.com desty@syncoreconsulting.com

Workshop Risk Based Internal Audit Yogyakarta 19-20 July 2011

Workshop Risk Based Internal Audit Yogyakarta 19-20 July 2011

Workshop Risk Based Internal Audit Yogyakarta 19-20 July 2011 Profesi audit internal saat ini tengah berevolusi dari peran “watchdog” menjadi “strategic partner”. Untuk memainkan peran tersebut auditor internal dituntut untuk mengubah mindset dari fokus ke output menjadi fokus ke proses. Selain itu auditor internal harus menguasai teknik-teknik yang mendukung perubahan peran tersebut, salah satunya adalah penggunaan pendekatan Risk Based Audit. Risk Based Audit adalah pendekatan untuk menghubungkan resiko bisnis, resiko inherent, resiko pengendalian ke program kerja audit. Prinsip dasarnya adalah auditor harus memberikan perhatian, sumberdaya dan waktu ekstra di area yang beresiko. Selanjutnya area tersebut harus dipastikan terpasang pengendalian kunci (key controls) untuk menurunkan tingkat resiko. Berbeda dengan audit eksternal, audit internal selain memberikan rekomendasi atas temuan di laporan keuangan maupun SPI, juga bertanggungjawab untuk memonitor apakah saran perbaikan tersebut dilaksanakan. Tolok ukur keberhasilan Auditor Internal bukan lagi banyak sedikit temuan, tetapi diukur dari seberapa besar masukan yang diberikan memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Materi yang dibahas dalam Workshop Risk Based Internal Audit di Yogyakarta 19-20 July 2011 yang diselenggarakan oleh PT INSMART dengan peserta dari Auditor Internal Indonesia Power (anak perusahaan PLN) adalah: Perubahan paradigma audit internal Penguatan GCG dan Perbaikan Proses sebagai Fokus Risk Based Audit dan deteksi Fraud Kerangka Umum/Metodologi Risk Based Audit Analisa Resiko Bisnis Analisa Resiko Inherent dan Identifikasi Proses Signifikan ANalisa Resiko Pengendalian Perumusan Resiko Gabungan / Risk Matrix Perencanaan Audit berdasarkan hasil analisa Resiko Field Work Reporting Follow Up Suasana Workshop di Hotel Santika Yogyakarta Peserta dan suasana Workshop di Hotel Santika Yogyakarta