Kami, SYNCORE, adalah jaringan konsultan, pengembang system dan penyedia training yang bekerja secara terpadu untuk membantu perusahaan atau organisasi melakukan transformasi dari pengelolaan tradisional menuju pengelolaan modern. Pernyataan tujuan ini menegaskan tujuan yang ingin kita capai, prinsip dasar, produk & layanan, alat dan komitmen kami. Kami bekerja berlandaskan azas kerjasama dan kemanfaatan jangka panjang. Kami memandang dan memperlakukan klien kami sebagai mitra dan saling bekerjasama untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada. Kumpulan dari pengalaman dan pelajaran yang kami petik di lapangan kami tuangkan kedalam SYNCORE GLOBAL METHODOLOGY yang menjadi dasar acuan kami dalam pelaksanaan tugas. Metodologi tersebut mewajibkan kami melakukan pemetaan atas kebutuhan dan permasalahan klien dan melakukan perencanaan, sebelum kami melaksanakan tugas. Kami mengukur keberhasilan tugas kami dari dua hal yaitu, output yang kami berikan ke klien dan dampak yang ditimbulkan oleh output tersebut. Kami percaya bahwa usaha untuk melakukan perubahahan di organisasi atau perusahaan merupakan sebuah proses yang terus berjalan dan memerlukan upaya perbaikan terus menerus (continous improvement). Kami bekerja berlandaskan prinsip-prinsip dan nilai dasar yang kami pegang teguh. Prinsip dasar tersebut didasarkan pada sikap jujur dan tanggungjawab. Kami menganggap tugas yang diberikan kepada kami adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan tanggungjawab. Kami juga percaya pada solusi yang sederhana dan tepat guna. Upaya kami untuk selalu melibatkan setiap pihak di klien, bukan hanya sebuah metode yang kami pilih, tetapi merupakan prinsip dasar kami, bahwa solusi kami untuk bisa dijalankan secara permanen memerlukan pemahaman, persetujuan dan komitmen dari pelaksana di lapangan. Prinsip dasar kami selain jujur, tanggungjawab, sederhana, kerjasama adalah terbaik. Kami selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk klien. Produk dan layanan yang kami rancang, adalah produk dan layanan yang telah teruji di lapangan dan merupakan hasil dari analisa yang hati-hati. Kami melakukan pengembangan produk dan layanan berbasis team, dengan melakukan riset terhadap standar, praktek terbaik dan perbandingan dengan produk dan layanan sejenis di pasar. Kami berkomitmen untuk pengembangan produk. Produk dan layanan kami dirancang bukan hanya untuk satu atau dua perusahan, tetapi menjadi sebuah solusi yang bersifat umum dan andal. Team kami dalam menyelesaikan tugas dilengkapi dengan alat dan petunjuk yang memadai, untuk memastikan kualitas output yang dihasilkan. Alat tersebut selain berupa peralatan komputer, komunikasi, dokumentasi juga berupa software-software internal yang kami kembangkan untuk meningkatkan kemampuan analisa dan dokumentasi. Selain itu setiap pekerjaan kami dilengkapi oleh prosedur dan instruksi kerja yang jelas, untuk memudahkan monitoring dan evaluasi proses dan hasil pekerjaan yang akan dilakukan baik internal oleh team kami maupun oleh klien. Kami juga terus mengumpulkan dan memperbarui data, literature dan bahan-bahan untuk memastikan bahwa solusi yang kami berikan tetap up to date di tengah berbagai perubahan yang terjadi. Terakhir, kami percaya bahwa sumber daya manusia adalah aset terpenting dalam perusahaan, termasuk di perusahaan kami. Oleh karenanya usaha untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan dan keterampilan staff kami merupakan salah satu proses utama yang terus kami lakukan. Kami telah menyusun standar kompetensi sebagai acuan dari kemampuan yang harus dimiliki oleh staff-staff kami. Kami terus melakukan training secara berkala untuk memastikan bahwa staff-staff kami memiliki kompentensi memadai untuk melaksanakan suatu tugas. Demikian pernyataan tujuan yang kami rumuskan, sebagai pijakan dasar bagaimana kami berpikir, bertindak dan bersikap. Kami akan melakukan evaluasi terus menerus atas konsistensi kami dengan rumusan tujuan yang telah kami tetapkan serta evaluasi terkait relevansi rumusan tersebut terhadap perkembangan dunia yang terus berlangsung. Apabila ada hal yang perlu kami rubah, kami akan melakukan perubahan dengan melibatkan segenap komponen yang ada di dalam PT SYNCORE INDONESIA. Silahkan Baca dan Download Company Profile Kami !
SYNCORE Consulting (14 November 2011) telah mengadakan workshop untuk meluncurkan tematik yang di usung ke tahun 2012 yang sekaligus menjadi acuan rancangan kerja yaitu, NEXT LEVEL READY 2012. Tema ini di gagas untuk membawa perusahaan naik kelas ke level berikutnya, dimana perusahaan ini mampu memberikan manfaat yang luas bagi dunia bisnis di Indonesia, utamanya UKM. Timbulnya profit hanyalah hasil ikutan akibat keberhasilan perusahaan memberikan manfaat. Workshop ini dihadiri oleh para staf dan calon klien SYNCORE yang nantinya akan saling bersinergi memberikan solusi lewat integrasi konsultasi, system dan training. Syncore Consulting merupakan perusahaan yang memiliki visi pengembangan dengan value, yaitu Trustworthy, Open & Collaborative, Care for Quality, Innovative, dan Relentless. Selama 8 jam perusahaan memaparkan value tersebut dalam rangkaian presentasi yang simultan. Dengan bekal Syncore Global Methodology (SGM) workshop ini mampu secara eksplisit memberikan gambaran mengenai proses penciptaan solusi. Beberapa hal yang sangat penting disampaikan dalam workshop ini juga menyangkut produk-produk Syncore Consulting yang terdiri dari Syncore Pro, Syncore EC, dan Timeline, terbukti hingga hari ini produk-produk tersebut dapat bekerja secara efektif mengoptimalisasi jalannya bisnis. Next Level Ready 2012, siap naik kelas 2012 merupakan motivasi utama Syncore untuk tetap terus berkembang menjadi perusahaan yang secara global mampu bertengger di bisnis nasional. Untuk itu, workshop ini merupakan preliminary plan dari seluruh rantai kegiatan menuju level berikutnya. Syncore percaya jika ini akan berlanjut ke kegiatan yang lebih innovative lainnya, karena melihat antusiasme para peserta yang sangat bersinergi mengikuti workshop ini sampai berakhir.
SYNCORE Consulting (1 Desember 2011) menandai efektifnya system yang diadopsi dengan mengadakan pelatihan bagi para pemilik perusahaan, kali ini yang di ikuti oleh investor dan direktur JOGJACAMP. Tujuannya adalah untuk mendiskusikan permasalahan yang dihadapi perusahaan dan memberikan gambaran singkat mengenai pemecahannya. Kegiatan yang dimulai dari jam 10 pagi hingga 5 sore ini berlangsung interaktif. Peserta dengan sangat gamblang mengisahkan permasalahan-permasalahn yang ada di perusahaannya. Dengan diskusi yang cukup santai namun mampu mengoptimalkan cara kerja perumusan masalah. Pelatihan ini dipandu oleh direktur Syncore-Rudy Suryanto yang dengan metodenya mencari akar permasalahan perusahaan untuk bisa ditemukan sebuah model pemecahan yang sesuai dengan karakter perusahaan. Selain itu, para pemilik perusahaan juga di perkenalkan dengan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (STOK) untuk acuan dalam Rapat Kerja Anggota Tahunan (RKAT). Ini merupakan bentuk rancangan perusahaan dimana perusahaan dapat dinilai kerapian manajemennya. Lalu, pembahasan program kerja yang memiliki substansi seperti tema besar untuk kerja 1 tahun ke depan. Semua materi yang diberikan masih sekilas garis besarnya, pelatihan ini akan berlanjut pada presentasi dan diskusi konsep berikutnya.
SYNCORE Consulting (Desember 2011) terbangunnya sebuah bisnis tidak lepas dari peran SDM yang juga memiliki andil dalam mengatur strategi organisasi. Namun terkadang karena banyaknya SDM yang memiliki andil sehingga kurang selaras dengan apa yang ingin dicapai. Sehingga pentingnya sebuah proses bisnis adalah disini untuk menyelaraskan secara efisien suatu organisasi dengan keinginan dan kebutuhan organisasi tersebut. Syncore memadukannya dengan metode Value Chain dimana metode ini telah berhasil diterapkan oleh banyak organisasi. Guna pelatihan ini adalah untuk melakukan perbaikan proses secara berkelanjutan atau bisa juga disebut sebagai suatu proses optimalisasi proses. Pelatihan yang di jalankan selama dua minggu ini dipandu oleh beberapa konsultan yang telah berpengalaman menangani proses bisnis di beberapa organisasi. Tidak hanya meningkatkan efektivitas dan efisiensi melainkan seiring pula dengan upaya untuk mencapai inovasi, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi. Peserta diajak untuk memecahkan ide-idenya dan membahasakannya pada kertas kerja, sehingga peserta juga belajar untuk membuat perencanaan bisnis.
SYNCORE Consulting (Januari 2011) telah merancang pelatihan penyusunan SOP karena menemukan berbagai permasalahan perusahaan bahwa masih terkendalanya sistem yang dimiliki dengan SDM didalamnya. SOP berguna untuk membangun standarisasi sistem layanan berbasis elektronik yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja. Standard Operating Prosedur (SOP) pada dasarnya adalah pedoman yang berisi prosedur-prosedur operasional standar yang ada dalam suatu organisasi yang digunakan untuk memastikan bahwa semua keputusan dan tindakan, serta penggunaan fasilitas-fasilitas proses yang dilakukan oleh orang-orang dalam organisasi berjalan secara efisien dan efektif, konsisten, standar dan sistematis. Pada Pelatihan ini disarankan dalam membuat SOP utamanya adalah membuat kebijakan mutu layanan yang biasanya tertuang dalam visi, misi, dan Renstra yang kemudian dituangkan dalam ”quality manual”. Quality manual memuat kebijakan kualitas dan memberikan tinjauan umum dari proses-proses inti dalam suatu organisasi. Kebijakan mutu kemudian dijabarkan ke dalam SOP-SOP. Agar SOP dapat dilaksanakan, maka perlu dibuat jabaran SOP secara teknis yang tertuang dalam instruksi kerja dalam suatu unit kerja. Pada tingkat terakhir dapat dibagi menjadi dua. Bagian pertama meliputi formulir-formulir yang diperlukan untuk mendukung kegiatan layanan, serta dokumen-dokumen pendukung terkait. Bagian kedua meliputi laporan yang berfungsi sebagai bukti bahwa langkah-langkah inti dari mutu layanan telah terpenuhi. Laporan berguna untuk analisis data dan peningkatan layanan yang berkesinambungan.
SYNCORE Consulting memiliki pendekatan unik dalam memberikan layanan konsultasi kepada UKM dan Start Up. Pendekatan tersebut kami rangkum dalam SYNCORE GLOBAL METHODOLOGY yang didasarkan pada metodologi best practice seperti Good Corporate Governance, Value Chain dan Balanced Score Card. Pendekatan-pendekatan tersebut kami ramu sehingga aplikatif untuk menjawab permasalah di UKM dan Start Up di Indonesia. Pendekatan konsultasi keuangan kami menggabungkan solusi terintegrasi dari set up sampai dengan implementasi. Hal ini bisa dilakukan karena team kami terdiri dari konsultan-konsultan yang memiliki spesialisasi di bidang penyusunan SOP, coaching, dan implementasi system. System yang kami gunakan pun, yaitu SYNCORE PRO, adalah system yang kami kembangkan sendiri berdasarkan temuan-temuan kami di lapangan. Dengan menggabungkan konsultan, system integrator dan software developer kami dapat menurunkan tingkat resiko kegagalan implementasi system. Layanan kami secara penuh adalah sebagai berikut (cat. layanan berikut juga bisa diambil sebagai paket terpisah): 1. Assessment – untuk mengetahui kebutuhan klien, permasalahan dan gap dibidang pengelolaan dan pencatatan keuangan. 2. Set Up Keuangan – memberikan landasan yang kuat terhadap tata kelola keuangan dalam hal penentuan kebijakan keuangan, job desc terkait keuangan, pengkodean, format pelaporan dan format formulir. 3.SOP Keuangan – memberikan tata aturan terkait pengeloloaan dan pencatatan keuangan yang baik, meliputi penetapan Struktur Organisasi dan Tata Kelola, penetapan alur penjualan, alur pembelian, alur pengelolaan kas, alur persediaan, alur perhitungan HPP, alur penggajian, alur penetapan biaya-biaya, alur investasi, alur pendanaan dan alur pelaporan keuangan. SOP ini kami lengkapi dengan Juklak dan Juknis sehingga mudah untuk dioperasionalisasikan di lapangan. Fungsi utama SOP adalah untuk meningkatkan Sistem Pengendalian Internal untuk memastikan dokumen yang dihasilkan dari operasional perusahaan adalah valid, lengkap dan akurat. Data yang berkualitas tersebut adalah syarat dasar tersusunnya laporan keuangan yang berkualitas. 4. Manual Akuntansi - manual akuntansi menjelaskan prinsip pengakuan dan pengukuran dari masing-masing transaksi yang ada di perusahaan, sehingga staff keuangan tidak bingung dalam menentukan perlakuan dari masing-masing transaksi tersebut untuk diolah menjadi laporan keuangan baik secara manual maupun melalui system. Manual akuntansi ini terdi dari Standar Jurnal, Petunjuk pengisian formulir dan tata cara penyusunan laporan keuangan. 5. Coaching – proses untuk mengajarkan atau transfer knowledge dari konsultan kami ke staff klien, sehingga staff klien bisa melakukan proses penyusunan keuangan secara mandiri sesuai dengan Set Up, SOP dan Manual Akuntansi yang telah ditetapkan. 6.Monitoring – memastikan SOP bisa dijalankan oleh staff klien dan memberikan masukan untuk perbaikan berkelanjutan (continous improvement) atas SOP yang telah ditetapkan. 7.Implementasi System – membantu klien dalam melakukan implementasi system. Untuk paket terintegrasi kami menyarankan memakai Software keuangan kami yaitu SYNCORE PRO yang terbukti bisa menyesuaikan secara penuh dengan SOP keuangan standar. SYNCORE PRO kami berikan secara gratis apabila klien memilih paket komplit Konsultasi Keuangan. 8.Audit Internal – audit internal kami lakukan sebagai mekanisme untuk jaminan mutu (quality assurance) atas konsep, set up, SOP, manual akuntansi dan system akuntansi untuk memastikan kesemuanya itu telah memenuhi kebutuhan klien. Dengan rentang pengalaman kami di berbagai industri kami yakin bahwa kami bisa memberikan value/manfaat penuh pada klien. Hal ini terbukti, dari umur perusahaan kami yang masih muda, namun sudah banyak perusahaan yang menaruh kepercayaan kepada kami untuk mengelola aspek keuangan mereka.
Management is about human beings. Its task is to make people capable of joint performance, to make their strength effective and their weakness irrelevant. The Essential Drucker, Peter Drucker, Harper Collins, 2001. Riset menunjukkan bahwa 85% nilai suatu perusahaan didasarkan pada intangible asset (Becker et.al, 2001). Temuan ini semakin menguatkan pandangan resource based view, yang menyatakan bahwa keberhasilan perusahaan lebih dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam mengelola sumberdaya yang dimiliki daripada pengaruh lingkungan eksternal. Meskipun peran intangible asset sangat besar, namun intangible asset sangat sulit dibangun, diukur dan dikelola. Komponen intangible asset yang signifikan ada tiga yaitu brand/merk, intellectual capital dan management systems. Contoh adalah Coca Cola. Nilai buku asset Coca Cola adalah $40 milyar, tetapi nilai kapitalisasi pasarnya adalah $150 milyar. Selisih nilai kapitalisasi pasar dan nilai buku tersebut menunjukkan bahwa investor menilai intangible asset. Selisih tersebut jauh lebih besar di perusahaan teknologi lainnya seperti Microsoft, Google dll. Faktor yang menentukan intangible asset pada dasarnya adalah faktor manusia. Intellectual capital, management systems dan brand adalah hasil pengetahuan dan kreativitas manusia di dalam perusahaan. Sehingga fokus pengelolaan SDM saat ini telah banyak berubah lebih mengarah pada bagaimana SDM yang ada di perusahaan berkontribusi penuh dalam penciptaan nilai (value). Strategic Human Resource Management adalah proses untuk mengaitkan fungsi HRD dengan sasaran-sasaran strategis yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada akhirnya strategi bisnis akan dieksekusi oleh manusia bukan oleh mesin, artinya HRD harus bisa menyediakan orang yang kompeten dan berkomitmen untuk menjalankan strategi tersebut untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pertalian atau alignment antara strategi bisnis dan strategi SDM merupakan tema yang hangat dibicarakan saat ini. Hal ini merupakan perkembangan yang sangat baik, mengingat pengembangan model dan kerangka kerja untuk strategi pengembangan SDM, selama 10 tahun terakhir ini, cukup tertinggal dibandingkan pengembangan strategi di bidang marketing, operasional dan finance. Salah satu pendekatan Strategic Human Resource Managemen adalah menggunakan pendekatan High Performance Work System (HPSW) yang dikembangkan dari kerangka Balanced Score Card. HPSW memandang SDM sebagai sistem yang melekat di dalam sistem yang lebih besar, yakni implementasi strategi untuk mencapai kinerja perusahaan yang ditetapkan. Kharakteristik HPSW menurut Becker et al adalah : Menghubungkan keputusan-keputusan seleksi dan promosi dengan model kompetensi yang tervalidasi Mengembangkan strategi yang memberikan dukungan tepat waktu dan efektif bagi keterampilan yang dituntut oleh implementasi strategi perusahaan Membuat kebijakan kompensasi dan manajemen kinerja yang menarik, mempertahankan dan memotivasi karyawan berkinerja tinggi. Sehingga dengan menggunakan pendekatan diatas kontribusi dari departemen HRD dan masing-masing pegawai akan terlihat dan terukur. Hal ini adalah pondasi dari Arsitektur Strategis SDM, yang secara sederhana akan terlihat seperti gambar dibawah ini. Fungsi SDM dengan pendekatan diatas tidak hanya dituntut untuk mumpuni menjalankan peran-peran teknis tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk memahami strategi bisnis dan merumuskan strategi SDM. Keterkaitan antara Strategi Bisnis dan Strategi SDM akan membuahkan kinerja yang tinggi. kinerja yang tinggi ini merupakan akibat dari adanya SDM yang kompeten dan berkomitmen, cara kerja yang jelas (SOP), evaluasi kinerja yang transparan, remunerasi yang adil, jenjang karir yang memotivasi dan budaya kerja yang kondusif.
SYNCORE Consulting memiliki pendekatan unik dalam memberikan layanan konsultasi kepada UKM dan Start Up. Pendekatan tersebut kami rangkum dalam SYNCORE GLOBAL METHODOLOGY yang didasarkan pada metodologi best practice seperti Good Corporate Governance, Value Chain dan Balanced Score Card. Pendekatan-pendekatan tersebut kami ramu sehingga aplikatif untuk menjawab permasalah di UKM dan Start Up di Indonesia. Layanan Konsultasi manajemen kami tidak hanya terbatas untuk UKM tetapi juga corporate.Layanan yang telah kami berikan pada klien-klien kami adalah:1. Assessment – kami menggunakan pendekatan McKinsey 7S untuk melakukan assesment terhadap kondisi manajemen di perusahaan yaitu meliputi Strategi, Struktur, Staff, Skills, Style (Culture),System dan Shared Value. Pendekatan ini telah terbukti bertahun-tahun efektif di banyak perusahaan untuk memetakan masalah dan kendala manajemen di perusahaan. 2. Strategic Management – kami membantu perusahaan merumuskan atau merumuskan ulang Strategi bisnis mereka dan mengkomunikasikan strategi tersebut ke semua level perusahaan dengan bantuan peta strategi dan strategic cascading sampai dengan action plan dan penentuan KPI (Key Performance Indicator). 3. Business Plan – membantu perusahaan mula (start up) maupun perusahaan yang telah lama beroperasi untuk menyusun rencana bisnis sebagai acuan kerja seluruh komponen perusahaan. Business plan ini dilengkapi dengan tahap-tahap, sasaran strategis, action plan, KPI, target yang selanjutnya akan diturunkan menjadi program kerja dari masing-masing bagian dan dipadukan dalam budget/anggaran tahunan. Business plan ini sangat bermanfaat untuk memfokuskan arah gerak perusahaan dalam mendorong kinerja. 4. Set Up Organisasi - set up organisasi kami lakukan untuk memastikan struktur dan tata kelola perusahaan telah sesuai dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance , mengedepankan proses yang ramping/lean sesuai dengan prinsip dalam Value Chain Analysis dan mengutamakan keseimbangan sesuai dengan konsep Balanced Score Card. 5.SOP HRD – membantu perusahaan dalam mendisain dan merumuskan kebijakan perusahaan terkait dengan tata kelola SDM, rekrutmen, jenjang karir, evaluasi kinerja, promosi /demosi, remunerasi dan personalia. Kami menggunakan pendekatan Strategic Human Resource Management dan Human Value Capital dalam mendisain SOP tersebut. 6.PROJECT MANAGEMENT – kami membantu perusahaan untuk merumuskan kebijakan dan teknik untuk project management dengan software kami yaitu SYNCORE TIMELINE. 7.BRANDING – bekerjasama dengan salah satu Konsultan Marketing dan Branding dari Jakarta, maka kami memberikan layanan unik yaitu paket starter (yang terjangkau UKM) dan paket corporate untuk melakukan Audit Brand, Assessment, Re-branding termasuk untuk disain media, advertising, logo, website dan marketing tools lainnya. Kami memiliki pola yang terstruktur sehingga langkah per tahap dan dampak bisa dievaluasi. 8.AUDIT KINERJA - sebagai bahan analisa menyeluruh terkait kinerja manajemen, maka kami memiliki layanan untuk melakukan AUDIT KINERJA untuk area strategic, finansial, operational, marketing, SDM dengan pendekatan business process dan menggunakan Key Performance Indicator yang telah ditetapkan.
Customer Setia tidaklah cukup ! Review Business Model anda sekarang ! Atau pesaing anda akan merebut customer paling setia anda! Beberapa minggu lalu saya mendapatkan email yang sungguh mengejutkan. Toko buku Border di seluruh Australia ditutup karena merugi! Border bukan hanya jaringan toko buku terbesar dan terlengkap di dunia, tetapi Border benar-benar memanjakan customernya dengan ruangan yang luas dan sudut-sudut sofa tempat kita bisa membaca sepuasnya. Saya terhenyak, ternyata ada sesuatu yang sangat berubah saat ini. Mengingat Border adalah mengingat kenangan yang indah. Buku-buku terbaru selalu tersedia dan boleh dibaca sepuasnya untuk calon pembeli. Masih didalam toko buku tersebut ada Cofee Bean sehingga kita bisa melewatkan hari yang panjang untuk membaca dan sekedar minum kopi bersama kudapan. Setelah kita membeli buku maka kita diberikan hak untuk menjadi member. Setelah jadi member secara regular kita akan diberikan referensi buku-buku yang sesuai dengan preferensi kita. Sungguh layanan yang memanjakan. Mengapa Border di Australia bisa bangkrut! Hal yang mengejutkan kebangkrutan tersebut justru karena Border sangat baik dalam operasional dan layanan tetapi lupa melakukan review terhadap model bisnisnya. Hal yang mendorong kebangkrutan dari Border adalah sebagian besar pengunjung Border sebelumnya telah melakukan riset online di Amazon.com untuk melihat buku-buku best seller. Karena Amazon hanya memfasilitasi sedikit preview terhadap buku tersebut (biasanya daftar isi dan bab pertama) maka calon pembeli tersebut kemudian pergi ke Border dan membaca buku tersebut secara lebih menyeluruh. Kalau calon pembeli tersebut merasa tertarik dengan buku tersebut, maka dia akan pulang. Ya dia akan pulang, dan membuka internet untuk membelinya secara online. Mengapa? Karena jauh lebih murah. Sehingga yang terjadi adalah Border berperan sebagai ‘etalase” bagi Amazon.com. Kita harus sadari dan terima bahwa customer paling setia kita pun ‘tidak setia’. Ketika customer kita dihadapkan pada pilihan yang lebih memberikan keuntungan dan kenyamanan, maka besar kemungkian customer kita akan pindah. Operational excellence dan customer satisfaction saat ini tidaklah cukup. Satu hal yang perlu kita terus evaluasi dan kembangkan adalah cara kita berbisnis itu sendiri, atau sering disebut dengan Model Bisnis. Menanggapi kebutuhan tersebut Alexander Osterwalder & Yves Pigneur menulis buku Business Model Generation, yang sontak langsung menjadi best seller di seluruh dunia. Review business model tersebut dimulai dari pertanyaan : Siapakah Customer anda? Value proposition seperti apa yang anda tawarkan kepada segmen customer yang telah anda pilih tersebut. Review ini diteruskan sampai dengan semua komponen direview. Sehingga kesimpulannya apakah model bisnis kita masih relevan atau tidak? Kerangka kerja yang kami gunakan dengan mengadopsi konsep Oseterwarder dan Pigneur adalah sebagai berikut: